CARA BUDIDAYA LOBAK

Artikel budidaya lobak akan menjelaskan tentang budidaya tanaman lobak serta beberapa tips budidaya lobak.

Cara Budidaya Lobak

Saat ini sudah banyak kita jumpai orang yang budidaya sayuran lobak baik itu budidaya lobak organik ataupun budidaya lobak hidroponik. Budidaya tanaman lobak khususnya budidaya lobak putih tidaklah terlalu sulit jika kita tahu caranya. Sebelum masuk ke materi cara menanam lobak, ada baiknya kamu mengetahui syarat tumbuh tanaman lobak.

Syarat Tumbuh Lobak

Syarat tumbuh tanaman lobak (nama latin = Rhaphanus sativus var. Hortensis) antara lain adalah sebagai berikut :

  • Tanaman lobak dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi dengan hawa yang lembab dan dingin.
  • Tanah tempat penanamannya hendaknya berupa tanah lempung ringan, gembur dan banyak mengandung humus.

Varietas Lobak

Tanaman lobak dapat dibedakan atas beberapa jenis, yaitu:

  • Lobak putih

Umbinya berbentuk bulat panjang, ujungnya runcing, putih warnanya. Beberapa macam lobak putih yang termasuk jenis genjah adalah: Globs, Comet, Early Scralet, Cavalier, Sporker, Cherry Bell dan French Breakfast.

  • Lobak hitam

Umbinya berbentuk kerucut terbalik. Kulitnya berwarna hitam atau abu-abu.

  • Rades

Umbinya berbentuk bulat. Kulitnya berwarna merah.

Cara Menanam Lobak

Cara menanam lobak yang baik dibagi ke dalam beberapa tahapan antara lain sebagai berikut :

  1. Pengolahan tanah

Tanah dibajak dan dicangkul sebaik-baiknya, bila perlu ditam­bahkan pula pupuk organik ke dalamnya. Kemudian dibuat menjadi bedengan-bedengan yang dilengkapi pula dengan alur-alur mem­bujur ke arah Barat – Timur dengan jarak antara alur yang satu dengan lainnya 30 cm.

  1. Penanaman benih lobak

Biji lobak dapat langsung ditanam di bedengan penanaman tanpa disemaikan febih dahulu. Biji lobak ditaburkan tipis-tipis dan merata di sepanjang aluran yang telah disediakan, kemudian ditutup dengan tanah yang halus dan tipis-tipis saja. Biasanya 4 hari kemu­dian biji-biji yang ditaburkan itu sudah kelihatan mulai tumbuh.

Pemeliharaan Tanaman Lobak

  1. Penjarangan

Penjarangan dilakukan apabila tanaman lobak sudah kira-kira 5 cm tingginya. Hasil penjarangan dapat dimanfaatkan untuk dimasak daunnya. Penjarangan ini diatur sedemikian rupa sehingga jarak tanaman dalam baris menjadi kira-kira 20 cm untuk diperoleh umbi­nya.

  1. Penyiangan dan pendangiran

Pada saat dilakukan penjarangan, sekaligus dilakukan penyiang­an terhadap rumput-rumput liar dan pendangiran agar tanah tetap gembur. Setelah dijarangkan batang tanaman lobak perlu untuk dibumbun.

  1. Penyiraman lobak

Penyiraman terhadap tanaman lobak dilakukan apabila udara menjadi sangat panas, sehingga tanah menjadi kering.

  1. Pemupukan lobak

Pupuk yang diperlukan untuk tanaman lobak adalah campuran antara ZA dan DS dengan perbandingan 1 : 2. 1 kwintal ZA dan 2 kwintal DS dapat dipergunakan untuk memupuk tanaman seluas 1 ha. Sebaiknya pemupukan dilakukan bersamaan pada waktu me­nyiang.

  1. Pemberantasan hama dan penyakit

Hama yang banyak menyerang tanaman lobak adalah kutu daun. Hama ini dapat diberantas dengan semprotan Kelthane 0,2%.

Pemanenan Lobak

Umur panen tanaman lobak adalah sekitar 40 – 60 hari. Cara memanen tanaman lobak dilakukan dengan mencabut seluruh batangnya. Pemungutan ha­sil yang terlambat akan menjadikan umbinya mengayu sehingga tidak enak rasanya.

Itulah beberapa tips & cara budidaya lobak. Nah sekarang kalian pasti tau cara menanam lobak yang baik dan benar bukan ? Baca juga cara budidaya tanaman kubis & cara budidaya kembang kol :)