CARA BUDIDAYA TANAMAN KUBIS

Artikel budidaya tanaman kubis ini akan menjelaskan cara budidaya kubis / cara tanam kubis yang baik.

Cara Budidaya Kubis

Bagaimana cara budidaya tanaman kubis / cara menanam kubis ?

Budidaya kubis manual secara konvensial ataupun budidaya kubis hidroponik tidak jauh berbeda. Yang membedakan hanyalah jenis lahan atau media tanam yang digunakan. Selain syarat tumbuh tanaman kubis, ada beberapa aspek yang juga harus kamu ketahui dalam berbudidaya tanaman kubis antara lain sebagai berikut :

Kubis diperbanyak dengan biji atau stek, tergantung pada jenisnya. Walaupun berbeda jenisnya namun pada dasarnya cara menanamnya sama.

Hanya saja pada kubis yang diperbanyak dengan biji (kubis biji), biji biji ini perlu disemaikan terlebih dahulu, sedangkan kubis yang diperbanyak dengan stek atau tunas (kubis stek) stek-stek itu dapat langsung ditanamkan ke kebun, namun lebih baik stek-stek tersebut disemaikan dulu.

Persemaian Bibit Kubis

Cara menanam kubis mula-mula dibuatkan tempat persemaian yang tanahnya diberi pupuk kandang dan diberi atap yang miring ke barat. Cara semai kubis yaitu biji ditaburkan pada persemaian tersebut satu per satu dan merata menurut barisan-barisan yang larak antara barisannya 5 cm, lalu ditutup dengan tanah tipis.

Sebaiknya biji-biji itu disemaikan dalam pot-pot (kantong-kantong plastik) atau bumbung dari daun pisang yang berisi tanah steril. terutama kubis hybrid yang mahal harganya. Garis menengah kantong tersebut ± 6 cm. Untuk tanaman 1 ha diperlukan 300 – 400 gram biji kubis. Menurut teori untuk 1 ha hanya diperlukan 150 gram biji dengan daya kecambah 75%. Biji-biji itu akan tumbuh setelah 4 – 5 hari kemudian.

Persemaian ini harus lembab, akan tetapi jangan terlalu basah, karena bibit kubis itu akan mudah terserang oleh cendawan busuk akar (Rhizoctoniasp. dan Pythium sp.)

Pengolahan Lahan Kubis

Sambil menunggu bibitnya besar, tanah yang akan ditanami segera dicangkul sedalam 30 cm dan diberi pupuk kandang jadi sebanyak 15 ton tiap ha. Selanjutnya dibuatkan bedengan-bedengan yang lebarnya 0,8 m. Lebar selokan 20 cm.

Penanaman Kubis

Cara menanam kubis yang baik adalah bibit ditanam setelah berumur kurang lebih 1 bulan dipersemaian. Setelah berumur 1 bulan (kira-kira berdaun 4 helai) bibit dipindahkan ke bedengan-bedengan yang telah disiapkan dengan jarak tanam 50 cm dan jarak antara barisan 60 cm, hingga tiap bedengan memuat 2 baris tanaman.

Biji-biji yang disemaikan dalam kantong-kantong plastik dengan mudah dipindahkan ke kebun setelah plastiknya dibelah. Akan tetapi bibit yang disemaikan di petak-petak persemaian harus hati-hati mencabutnya, supaya akarnya tidak rusak.

Pemindahan bibit ke kebun itu jangan sampai terlambat, karena dapat menyebabkan kropnya kecil. Pada kubis bunga, bila memindahkannya terlambat menyebabkan tanamannya cepat berbunga (berbunga sebelum waktunya), hingga tidak akan mencapai hasil yang maksimum.

Petani-petani di Lembang biasanya memindahkan bibit-bibit kubis itu ke dalam bumbung-bumbung (pot-pot) berisi tanah lebih dahulu. Bumbung-bumbung itu dibuat dari daun pisang. Pembumbungan dilakukan pada waktu semaian berumur 2 minggu dari waktu menyebar.

Tentu saja cara yang ditempuh petani Lembang ini banyak makan biaya dan memerlukan banyak tenaga, akan tetapi dapat menghindarkan lemahnya tanaman waktu dipindahkan ke kebun. Setelah 2 minggu kemudian (tanaman berumur 1 bulan sejak saat disebar) baru dipindahkan ke kebun.

Pemupukan Kubis

Pupuk buatan (pupuk anorganik) diberikan disekeliling tiap tanaman sejauh 5 cm dari batangnya, yang dilakukan bersama-sama dengan waktu mendangir. Pemberian pupuk buatan ini diulangi sekali lagi setelah ± 2 minggu kemudian (tanaman berumur 2 bulan). Dengan demikian tiap ha penanaman memerlukan pupuk ZA sebanyak 4 kwintal, dan DS 2 kwintal.

Pada saat tanaman telah mulai berkrop, maka daun kubis lokal (misalnya Argalingga) perlu dikumpulkan dan diikat menjadi satu dengan tali (bambu) untuk mempercepat pembentukan krop. Pada kubis bunga 3 helai daun teratas perlu ditutupkan pada bunganya, supaya bunga itu berwarna putih: Adapun pada varietas tanaman kubis telur RvE, K-K cross dan lain sebagainya pekerjaan ini tidak perlu dilakukan.

Pemanenan Kubis

Tanaman kubis dapat dipanen kropnya setelah krop tersebut besar dan penuh padat. Umur panen tanaman kubis antara 3 – 4 bulan dari saat disebar. Pemanenan jangan sampai terlambat karena kropnya akan pecah (retak) dan kadang-kadang terus busuk. Sedangkan bila hal ini terjadi pada kubis bunga, maka bunganya akan pecah dan bertangkai, hingga mutu menjadi rendah.

Tanaman yang baik dan tidak terserang hama (penyakit) dapat menghasilkan antara 100 – 400 kwintal tiap ha, tergantung pada jenisnya. Untuk kubis telur hasilnya dapat mencapai 300 – 400 kwintal krop bersih tiap ha dan untuk kubis stek (kubis tunas) hanya 100 – 150 kwintal krop tiap ha. Sedangkan kubis bunga dapat menghasilkan ± 50 – 70 kwintal bunga tiap ha.

Semoga artikel cara budidaya tanaman kubis ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Lihat juga varietas tanaman kubis & hama dan penyakit tanaman kubis :)