CARA BUDIDAYA TANAMAN SELEDRI YANG BAIK DAN BENAR

Artikel budidaya tanaman seledri ini akan menjelaskan tentang cara menanam tanaman seledri & beberapa tips menanam seledri / tips budidaya seledri.

Cara Budidaya Tanaman Seledri

Cara menanam seledri yang baik dan benar itu seperti apa sih ?

Cara membudidayakan tanaman seledri sebenarnya tidaklah sulit. Hampir tidak jauh berbeda dengan cara budidaya petsai. Seledri ditanam dengan bijinya. Untuk penanaman 1 ha diperlukan 200 – 250 gram biji seledri (untuk piterseli diperlukan 600 – 1.000 gram biji).

Menurut teori, untuk 1 ha hanya diperlukan 100 gram biji seledri atau 500 gram piterseli dengan daya kecambah 75%. Biji-biji seledri itu biasanya ditanam di persemaian yang dicangkul dan diberi pupuk kandang yang telah jadi.

Setelah pupuk dicampur dengan tanah dan diratakan, biji-biji itu kemudian disebar berbaris dengan jarak antara barisan 10 cm, lalu ditutup dengan tanah tipis. Biji tumbuh setelah kira-kira 3 minggu kemudian. Sambil menunggu bibitnya cukup umur, tanah yang akan ditanami dicangkul sedalam ± 25 cm dan diberi pupuk kandang sebanyak 10 ton tiap ha.

Kemudian dibuatkan bedengan-bedengan yang lebarnya 1 m. Setelah bibit berdaun 3 – 5 helai (kira-kira berumur 1 bulan) tanaman dapat dipindahkan ke bedengan-bedengan yang telah disiapkan dengan jarak tanam 25 cm dan jarak barisan 30 cm. Dengan demikian tiap bedengan memuat 3 baris tanaman.

Walaupun demikian, biji-biji seledri ( benih seledri ) dapat juga langsung ditanam di kebun (bedengan) yang telah disiapkan. Hanya saja dengan cara ini sulit dijamin kelembabannya, dan bisa saja biji-biji tersebut tidak tumbuh.

Sebelum disemaikan sebaikny biji-biji seledri disimpan di tempat yang basah (dibungkus dengan kain yang selalu basah) sampai keluar akarnya. Hal ini dilakukan untuk mempercepat tumbuhnya biji (baik dipersemaian maupun di kebun). Setelah biji berakar, baru ditaburkan (di persemaian atau langsung ke kebun).

Kemudian, setelah tanaman berumur 1 1/2 bulan sejak saat penyebaran atau 1/2 bulan di kebun (penaburan dilakukan setelah biji berakar), maka tanahnya segera diberi pupuk buatan berupa campuran ZA dan ZK dengan perbandingan 3 : 2 sebanyak 3 gram tiap tanaman, atau 1 1/2 kwt ZA dan 1 kwt ZK untuk tiap hektarnya.

Pupuk buatan itu diletakkan di sekitar tiap tanaman sejauh ± 5 cm dari batangnya dan ini dilakukan bersamaan waktunya dengan saat mendangir (menyiang). Garam dapur dapat pula ditambahkan dalam jumlah kecil (± 50 kg tiap ha) untuk mendorong pertumbuhannya menjadi hijau.

Hama dan Penyakit Tanaman Seledri

Selanjutnya penjagaan tanaman yang penting adalah memberantas hama dan penyakit tanaman seledri.

Salah satu hama pada tanaman seledri yang harus kita basmi adalah hama kutu daun karena dapat merusak daun dan dapat menyebarkan penyakit virus mozaik (blorok). Pemberantasannya bisa dengan semprotan obat Kelthane 0,2%. Selain itu kita juga perlu membasmi beberapa jenis penyakit yang menyerang tanaman seledri.

Penyakit pada tanaman seledri yang perlu diberantas yaitu cacar coklat kuning (Ccrcosporaapii) yang sering menyerang tanaman-tanaman waktu masih muda (di persemaian) dan penyakit cacar hitam (Scptoria apii var. graveolentis) yang sering menyerang tanaman-tanaman yang telah dewasa (di kebun) dengan obat Bubur Bordeaux atau KOC 1 — 2%. atau Dithane M-45 0,2%.

Pemanenan Seledri

Umur panen seledri / masa panen seledri adalah sekitar 2 – 3 bulan dari waktu menyebar (menabur). Cara panen seledri dilakukan dengan cara mencabut tanaman untuk seledri daun, memotong tanaman pada pangkal batangnya untuk seledri potongan atau hanya memetik daun-daunnya untuk seledri berumbi.

Tunas-tunas yang timbul pada seledri potongan atau seledri berumbi (setelah pemanenan yang pertama) bisa memberi hasil pada pemanenan yang akan datang. Tanaman seledri yang baik pada umumya dapat menghasilkan ± 50 kwintal tiap ha.

Nah itulah beberapa teknik budidaya tanaman seledri & cara budidaya tanaman seledri yang baik dan benar. Semoga bermanfaat ! Baca juga jenis jenis varietas tanaman seledri & ciri ciri seledri dan manfaatnya :)