CARA BUDIDAYA TANAMAN WORTEL YANG BAIK DAN BENAR

Artikel budidaya wortel ini akan menjelaskan cara budidaya wortel / panduan menanam wortel (cara menanam wortel yang baik dan benar).

Cara Budidaya Tanaman Wortel Yang Baik dan Benar

Cara budidaya tanaman wortel / cara membudidayakan wortel / tutorial menanam wortel itu seperti apa sih ?

Budidaya tanaman wortel sebenarnya tidaklah sulit. Bahkan kitapun bisa menanam tanaman wortel ini di pekarangan rumah kita. Hal ini dikarenakan wortel berkembang biak dengan cara vegetatif alami melalui umbi akar sama seperti lobak dkk. Tanaman yang berkembang biak dengan umbi pada umumnya bisa tumbuh dengan baik asalkan mendapat tanah yang subur.

Teknik budidaya wortel yang akan dijelaskan dibawah ini tidak jauh berbeda dengan cara menanam wortel di pekarangan rumah ataupun di dalam pot. Yang membedakan hanya jumlah kadar pupuknya saja.

Wortel diperbanyak dengan bijinya dan biji tersebut bisa langsung ditanam di kebun (lahan) tanpa melalui persemaian terlebih dahulu. Biji (benih wortel) inilah yang nantinya akan berkembang menjadi umbi wortel.

Panduan budidaya wortel : mula-mula tanah yang akan ditanami wortel dicangkul sedalam 40 cm, kemudian diberi pupuk kandang atau kompos (jenis pupuk organik) yang telah jadi sebanyak 15 ton tiap ha. Pada tanah-tanah yang masih subur, misalnya tanah bekas bertanam kentang atau kubis dan lain-lain, pemberian pupuk kandang dapat ditiadakan.

Setelah tanahnya diratakan, lantas dibuatkan alur-alur (garitan-garitan) dengan cangkul yang dimiringkan, yang jarak antara garitannya 20 cm. Biji wortel itu ditaburkan dengan hati-hati secara tipis sepanjang garitan-garitan tadi, lalu ditutup dengan tanah tipis-tipis.

Untuk tanaman seluas 1 ha dibutuhkan setidaknya 45 kg biji wortel. Sebelum ditanam, biji-biji tersebut sebaiknya digosok-gosok terlebih dahulu dengan tangan (antara kedua telapak tangan), supaya jangan melekat satu sama lain, karena biji-biji wortel itu tertutup oleh bulu-bulu yang berbentuk duri bengkok. Biji wortel ini akan tumbuh setelah 10 hari kemudian.

Setelah tanaman berumur 1 bulan, tanaman mulai didangir. Sambil mendangir dianjurkan pula untuk memberikan pupuk buatan berupa campuran ZA dan ZK dengan perbandingan 2 : 1 sebanyak 2 kwintal ZA dan 1 kwintal ZK tiap ha.

Pupuk ini diletakkan di kanan kiri barisan tanaman sejauh + 5 cm dari batangnya. Untuk memperoleh tanaman yang cepat dan subur tumbuhnya, sambil mendangir tanaman perlu diperjarang, hingga jarak antara tanaman menjadi 5 – 10 cm.

Berapa lama masa panen tanaman wortel ?

Umur panen tanaman wortel yaitu sekitar 3 bulan setelah tanam. Cara memanen wortel dapat dilakukan dengan jalan mencabut tanaman-tanaman tersebut. Tanaman wortel yang baik bisa menghasilkan 200 – 300 kwintal umbi tiap ha. Perlu diingat bahwa pemanenan wortel jangan sampai terlambat, sebab umbi-umbinya akan menjadi kayu (keras), sehingga dapat menurunkan kualitas dan harga jualnya.

Wortel (umbi wortel) dapat disayur cap cai, dibuat sop, dilalap masak atau dilalap mentah. Fungsi wortel untuk kesehatan antara lain untuk membersihkan darah, menguatkan gigi dan menyehatkan mata. Bagi anak-anak (bayi), wortel sangat baik sekali diberikan dalam bentuk parutan (diparut) untuk membuat nasi tim yang tentunya akan meningkatkan gizi mereka.

Itulah penjelasan singkat mengenai cara budidaya tanaman wortel yang baik dan benar. Semoga artikel cara penanaman wortel ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Baca juga macam-macam jenis wortel & syarat tumbuh tanaman wortel :)