CARA MENANAM LEUNCA

Materi pertanian kali ini akan membahas tentang pengertian buah leunca & bagaimana cara menanam leunca / cara budidaya leunca yang baik dan benar.

Pengertian Leunca

Apa itu leunca ? Apa bahasa indonesianya leunca ?

Definisi leunca :

Leunca adalah tanaman setahun yang berbentuk perdu, nama latinnya Solanum nigrum L, mempunyai yang tinggi batangnya sampai 0,5 m. Bahasa Indonesia Leunca adalah ranti. Leunca ini sangat digemari orang, terutama di Jawa Barat. Buahnya bulat, kecil dengan garis tengah antara 0,8 – 1 cm dan terdapat dalam tandan-tandan.

Tanaman leunca rasanya renyah, sedikit asam dan agak langu. Kandungan vitamin Cnya cukup tinggi. Leunca dapat dengan mudah ditanam di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi, baik di tempat yang terbuka (banyak terkena sinar matahari) maupun di tempat yang terlindung (teduh).

Kita sering keliru dengan buah lain yang hampir serupa dengan buah leunca, yaitu Takokak. Takokak adalah tanaman yang berumur panjang (sampai bertahun-tahun) dan berbentuk semak. Nama latinnya adalah Solanum torvum sp.

Takokak ini tahan sekali terhadap penyakit layu, tidak seperti jenis-jenis Solanaceae lainnya yang sangat peka terhadap penyakit tersebut. Itulah sebabnya takokak sering dipergunakan sebagai batang bawah dalam penyambungan dengan tomat sebagai batang atasnya. Buah takokak kaya akan sumber vitamin A.

Beda antara kedua jenis tanaman itu terletak pada bentuk pohon, bentuk daun dan besar daun. Leunca pohonnya tidak berduri, daunnya terdapat dalam kelompok-kelompok dan pinggir daunnya rata, buahnya berwarna hijau waktu muda dan setelah tua menjadi ungu kehitam-hitaman.

Sedangkan takokak pohonnya berduri, banyak bercabang, daunnya lebar dan tunggal dengan pinggir daun yang berlekuk menyirip seperti terong, besar buahnya hampir 2 x besar buah leunca. Garis tengah antara 1 — 1 /2 cm dan buah yang tua berwarna kuning. Tinggi batangnya sampai 1 /2 m.

Buah leunca dan takokak biasa dilalab mentah, atau dilalab masak. Dapat pula disayur dengan tauco dan cabe hijau. Kedua jenis tanaman sayuran ini termasuk ke dalam famili Solanaceae, yang nilai perdagangannya di pasaran masih rendah.

Cara Menanam Leunca

Bagaimana cara menanam leunca / budidaya tanaman leunca ?

Waktu bertanam yang baik untuk leunca dan takokak ialah pada awal musim kemarau (akhir musim hujan), akan tetapi dapat pula ditanam pada musim hujan.

Leunca dan takokak dikembangbiakkan dengan biji. Cara budidaya pohon leunca yaitu : mula-mula biji disemai terlebih dahulu seperti cara budidaya tanaman tomat. Kemudian setelah bibitnya mencapai ± 10 cm, tingginya (kira-kira berumur 1/2 bulan) dapat dipindahkan ke kebun yang telah disiapkan dengan jarak tanam 40 x 40 cm untuk leunca, dan 70 x 80 cm untuk takokak.

Pemupukan dengan pupuk kandang hanya dilakukan apabila tanahnya kurus dan pemupukan dengan pupuk buatan jarang dilakukan kecuali bila tanahnya tandus. Apa bila tanah kering tandus, pupuk dapat diberikan sebanyak 40 kg ZA, 80 kg DS/ha. Demikian pula perawatan tanaman tidak pernah dilakukan, kecuali membersihkan rumput-rumput jahat yang mungkin ada.

Buah pertama dapat dipungut (dipetik) setelah tanaman berumur ± 3 bulan dari waktu menyebar. Buah yang dipetik biasanya yang hampir tua.

Tanaman leunca yang baik, ditaksir dapat menghasilkan lebih dari 50 kwintal buah leunca tiap ha. Tanaman takokak dapat menghasilkan lebih dari 2 kg tiap pohon dalam 1 tahun, atau ± 35 ton tiap ha/tahun.

Nah itulah sedikit penjelasan mengenai cara menanam leunca. Semoga bermanfaat ! Baca juga jenis tanaman cabe & syarat tumbuh tanaman cabai lengkap :)