CIRI CIRI BAWANG MERAH DAN MANFAATNYA

Materi pertanian kali ini akan menjelaskan tentang ciri morfologi bawang merah (ciri-ciri tanaman bawang merah), manfaat bawang merah bagi kesehatan dan jenis-jenis bawang merah.

Ciri Ciri Bawang Merah dan Manfaatnya

Ciri-ciri tumbuhan bawang merah & ciri morfologi tanaman bawang merah itu seperti apa sih ?

Bawang merah memperbanyak diri dengan menggunakan umbi lapis (perkembang biakan dengan cara vegetatif). Bawang merah adalah tanaman setahun (semusim) yang berbentuk rumput. Ciri morfologi tanaman bawang merah yaitu batangnya pendek sekali hampir tidak kelihatan. Akarnya merupakan akar serabut. Daunnya panjang-panjang. Daun tersebut akan membengkak membentuk umbi lapis.

Ada begitu banyak manfaat bawang merah untuk kesehatan, antara lain untuk :

  • Menurunkan kadar kolesterol jahat yang berada di dalam tubuh, karena bawang merah banyak mengandung senyawa sulfida.
  • Membantu melancarkan peredaran darah.
  • Menaikkan nafsu makan.
  • Mencegah kanker dsb.

Bawang merah menjadi­kan masakan (misalnya sayur) lebih enak, lezat dan gurih. Di samping itu bawang merah banyak mengandung vitamin B dan vitamin C. Tetapi, anehnya orang jarang yang mau bertanam bawang merah di halaman rumahnya untuk keperluan sendiri, melainkan terus-menerus membeli dari pasar. Padahal bawang merah dapat ditanam dengan mudah di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi, dan yang terbaik ditanam di dataran rendah yang suhunya ± 30° C.

Syarat-syarat yang penting untuk pertumbuhan bawang merah adalah tanah yang subur dan banyak mengandung humus (tanah gembur), air tanahnya tidak menggenang (stagnasi) dan pertukaran udara dalam tanah (aerasi) baik. Jadi tanah yang becek harus lekas dikeringkan (drainage), karena kalau tidak, akan menyebab­kan umbi-umbinya menjadi busuk.

Tanaman bawang merah peka (responsif) terhadap pH tanah. Derajat keasaman tanah (pH) yang baik untuk bawang yaitu 5,5 – 6,5. Jika pH-nya terlalu asam (lebih rendah dari 5,5) maka garam-garam Alluminium (Al) yang terlarut akan bersifat racun terhadap tanaman bawang, hingga tumbuhnya menjadi kerdil. Sedangkan jika pH-nya lebih tinggi dari 6,5 (neutral sampai basis), maka Unsur Mangan (Mn) tidak dapat dipergunakan hingga umbi-umbinya menjadi kecil-kecil dan hasilnya akan bermutu rendah.

Jenis Bawang Merah

Bawang merah termasuk ke dalam famili Liliaceae. Jenis varietas bawang merah yang termasuk ke dalam jenis bawang merah unggul yaitu :

  • Bawang merah biasa, yang nama daerahnya”bawang merah atau brambang” atau disebut juga dengan ’’Syalot” (Allium ascalonicum L), baik sekali ditanam pada musim kemarau (Mei/Juni) dan sangat cocok untuk ditanam di dataran rendah.
  • Bawang merah sebenarnya atau yang biasa disebut ’’Bawang Bombay” atau ’’Bawang Timur” (Allium cepa) baik sekali ditanam pada awal musim kemarau (Maret/April) dan bagus sekali ditanam di daerah pegunungan (yang berhawa sejuk).

Ciri-ciri tumbuhan bawang merah biasa (brambang) yaitu daun­nya bulat panjang, berwarna hijau muda, dan di dalamnya berongga seperti pipa. Potongan melintang daun tersebut membentuk ling­karan. Umbinya kecil. Yang terbesar mempunyai garis menengah antara 3 – 4 cm, rasanya pedas (kadar minyak eterisnya tinggi) dan tanaman ini mudah berbunga di Indonesia.

Karakteristik morfologi bawang merah Bombay (Bawang Timur) daunnya setengah bulat panjang, berwarna hijau tua, di dalamnya berlobang seperti pipa. Akan tetapi, potongan melintangnya membentuk setengah lingkaran. Umbinya besar-besar, garis menengahnya 5 – 8 cm, rasa­nya tidak begitu pedas (kadar eterisnya rendah) dan agak manis. Tanaman bawang Bombay ini sulit berbunga di Indonesia.

Bawang Bombay ini selain berumbi merah dan kuning juga berumbi putih. Akan tetapi, jenis yang terakhir ini tidak begitu disenangi oleh penduduk, karena rasanya kurang enak jika di­bandingkan dengan ’’Bawang Bombay” merah atau kuning dan juga mudah terserang oleh penyakit busuk umbi yang disebabkan oleh cendawan Botrytis allii.

Syarat-syarat iklim yang diperlukan untuk pertumbuhan kedua jenis bawang merah ini cukup berbeda. Bawang merah lebih senang pada iklim yang agak kering dan suhu udara yang panas, jadi akan sangat baik sekali jika ditanam di dataran rendah. Varietas bawang merah yang terkenal antara lain Cirebon, Ampenan dan Sumenep.

Sedangkan Bawang Bombay lebih senang pada iklim yang basah (lembab) dan suhu udara yang rendah (yakni kelembaban relatif udara 80-90% dan suhu udara ± 20°C). Bawang merah jenis bombay sangat baik sekali ditanam di dataran tinggi. Varietas Bawang Bombay yang terkenal antara lain Red Criole, Yellow Grano dan Cairo.

Itulah penjelasan singkat mengenai ciri-ciri bawang merah dan manfaatnya. Semoga bermanfaat ! Baca juga ciri ciri khusus tanaman semangka :)