HAMA DAN PENYAKIT KEMBANG KOL

Artikel hama tanaman kembang kol ini akan menjelaskan macam jenis hama tanaman kubis bunga dan cara pengendaliannya ( hama dan penyakit pada tanaman kembang kol )

Hama dan Penyakit Kembang Kol

Apa saja jenis hama dan penyakit kembang kol / hama dan penyakit pada tanaman kubis bunga ?

Hama dan penyakit tanaman kubis bunga wajib diwaspadai terutama oleh para petani sayuran kubis bunga. Hal ini dikarenakan hama dan penyakit pada kubis bunga akan menurunkan jumlah hasil panen bahkan bisa membuat gagal panen.

Hama dan penyakit yang menyerang kembang kol pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan hama dan penyakit pada tanaman kubis. Cara pemberantasannya juga relatif sama.

Adapun gangguan fisiologis yang sering dialami bunga kol yaitu :

Bercak cokelat

Gejala serangan penyakit bunga kol ini yaitu pada bagian kepala bunganya timbul bercak seperti noda air. Noda ini akan membusuk jika tanaman dalam keadaan lembab dan akan mengering & mengeras jika cuaca memanas. Akibat dari serangan penyakit bercak coklat ini, kepala bunga menjadi berwarna cokelat karat dan membuat rasa kembang kol menjadi pahit.

Penyebab penyakit pada bunga kol ini adalah kurangnya unsur boron. Untuk mencegah penyakit ini kita bisa menambahkan borax. Namun perlu diingat, jikalau kita ingin menambahkan borax pada tanah yang netral atau alkalis sebaiknya dosis borax jangan sampai terlalu berlebihan. Karena kelebihan unsur boron akan membawa efek buruk dan akan meracuni tanaman.

Ekor cambuk

Gejala gangguan penyakit bunga kol ini ditandai dengan tidak teraturnya bentuk daun kol bunga dan lama kelamaan menjadi seperti ekor cambuk karena daunnya cuma terdiri dari beberapa helaian daun saja. Biasanya pertumbuhan kepala bunga juga ikut terganggu sehingga mutu yang dihasilkan menjadi tidak baik.

Penyakit ekor cambuk ini disebabkan oleh tanah yang terlalu asam. Maka dari itu untuk mengatasi penyakit bunga kol jenis ini, kita bisa memberikan kapur pertanian pada tanah asam tersebut.

Kepala bunga mengecil

Penyakit pada tanaman bunga kol ini ditandai dengan mengecilnya kepala bunga dan daun kembang kol. Kekurangan nitrogen menjadi penyebab utama munculnya penyakit ini. Penyakit ini bisa juga disebabkan karena terlalu lamanya pemindahan dari persemaian ke lahan tetap atau bisa juga dikarenakan penanaman yang terlalu rapat.

Untuk mencegah datangnya penyakit kembang kol ini, kita bisa menambahkan kadar unsur nitrogen pada tanah dengan pupuk anorganik. Selain itu, penjarangan tanaman dan pemindahan tanaman dari tempat persemaian ke lahan tetap haruslah dilakukan secara tepat waktu.

Nah itulah beberapa jenis hama penyakit pada tanaman kubis bunga. Semoga artikel hama dan penyakit kembang kol ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Lihat juga varietas kembang kol & budidaya kol brussel :)