HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAH

Hama dan Penyakit Tanaman Bawang Merah

Hama penyakit bawang merah kerap kali menurunkan nilai ekonomis serta mutu bawang yang dihasilkan. Bahkan tak jarang, beberapa jenis hama dan penyakit tanaman bawang merah ini membuat beberapa petani gagal panen. Oleh karena itu, mau tidak mau kita harus siap siaga menjaga dan merawat tanaman kita dengan baik agar terhindar dari serangan hama dan penyakit bawang merah yang berbahaya ini.

Hama Tanaman Bawang Merah

Apa saja contoh hama bawang merah dan cara mengatasinya ?

Jenis hama tanaman bawang merah yang paling sering ditemui antara lain :

Hama ulat daun

Hama ulat daun yang sering memotong ujung-ujung daun bawang berasal dari spesies Laphygma exigua.

Hama bodas

Hama bodas (hama lier) disebabkan oleh spesies trips (Thrips tabaci). Hama ini sering menyerang daun-daun bawang hingga menjadi kering. Jenis hama ulat daun ini dapat diberantas dengan obat semprot seperti: Folidol, Tamaron, Bayrusil 0,2% dan jenis lainnya.

Penyakit Bawang Merah

Apa saja contoh jenis penyakit pada tanaman bawang merah ?

Jenis penyakit pada bawang merah yang sering dijumpai petani antara lain :

Penyakit Busuk Umbi

Cendawan-cendawan busuk umbi (Botrytis allii) adalah penyakit yang sering menyerang umbi-umbi bawang, baik pada waktu di kebun maupun setelah disimpan di gudang, sehingga mengakibatkan umbi-umbi bawang menjadi busuk. Hal ini biasanya terjadi pada kebun yang terlalu lembab (basah) atau gudang penyimpannya kurang kering. Apabila gudang penyimpanannya telah kering, namun ternyata masih juga terserang, ini menunjukkan bahwa umbi-umbi bawang tersebut telah dijangkiti (diinfeksi) cendawan sejak dari kebunnya.

Penyakit ini dapat diberantas dengan bubur Bordeaux (B.B.) atau KOC 1 – 2% atau Dithane M-45 0,2% yang disiramkan pada tiap-tiap tanaman dan disemprotkan pada daun-daunnya sewaktu masih di kebun, asalkan belum terlambat.

Penyakit Mati Pucuk

Penyakit mati pucuk disebabkan oleh Phytophthora porri. Gejala serangannya yaitu ujung-ujung daun bawang menjadi berwarna kuning, kemudian berubah menjadi putih dan kering. Penyakit bawang merah ini dapat diberantas dengan B.B. 2% atau Dithane M-45 0,2% asalkan belum terlambat.

Penyakit Bercak Daun

Penyakit becak-becak daun (Alternaria porri) yang dapat di­berantas dengan semprotan Dithane M-45 atau Antracol 0,2%.

Penyakit trotol atau embun (Peronospora destructor)

Penyakit ini timbul setiap saat, terutama apabila pada malam harinya lembab dan berembun. Bila belum terlambat dapat dicegah dengan Dithane M-45 0,2 – 0,3%, namun bila telah terlambat sulit diberantas.

Itulah penjelasan singkat mengenai beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman bawang merah dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat ! Baca juga ciri-ciri bawang merah siap panen & ciri-ciri bawang merah dan manfaatnya :)