HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN KENTANG

Artikel kentang ini akan menjelaskan jenis hama dan penyakit tanaman kentang / macam hama kentang & cara pengendalian hama penyakit kentang.

Hama dan penyakit tumbuhan kentang pada saat ini memang cukup banyak. Mengetahui nama beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman kentang & pengendalian hama kentang tentunya akan sangat banyak membantu diri kita dalam berbudidaya tanaman kentang.

Hama Tanaman Kentang

Apa saja hama yang menyerang kentang / nama hama kentang ?

Hama pada tanaman kentang antara lain sebagai berikut :

Hama Ulat Penggulung Daun

Ulat penggulung daun (Phthorimaea sp.) seringkali merusak daun-daun kentang, terutama pada musim kemarau. Hama kentang ini dapat diberantas dengan Diazinon 0,2 – 0,3% dan Orthene 75 sp. 1%. Hama ini dapat merusak tunas umbi di gudang.

Hama Ulat Tanah

Ulat tanah (Agrotis ipsilon) sering memotong batang tanaman kentang yang masih muda (baru tumbuh). Sebaiknya ulat-ulat ini dicari di sekitar batang tempat persembunyiannya di dalam tanah dan harus segera dibunuh. Ulat-ulat ini keluar dari persembunyiannya pada sore hari antara jam 4 sampai jam 5 sore.

Oteng Oteng

Oteng-oteng atau hama pelentung (Epilachna sp.) merusak daun kentang. Hama ini dapat diberantas dengan Hostathion 0,1 – 0,2%.

Orong Orong

Orong-orong atau anjing tanah (Cryllotalpa sp.) sering melobangi umbi-umbi kentang, sehingga mengakibatkan mutu kentang menjadi rendah. Tepung Sevin 85 S dicampurkan pada pupuk kandang dapat mencegah serangan dari hama orong-orong ini.

Penyakit Tanaman Kentang

Apa saja jenis penyakit pada kentang ?

Macam penyakit pada tanaman kentang antara lain sebagai berikut :

Penyakit Busuk Daun dan Cacar

Penyakit busuk daun (Phytophthora infestans) dan penyakit cacar (Alternaria solani) dapat diberantas dengan Antracol 0,2% atau Dithane M-45 0,2% asai belum terlambat.

Penyakit Layu Bakteri

Penyakit layu atau lendir disebabkan oleh bakteri (Pseudomonas solanacearum) yang sampai kini belum dapat diberantas.

Penyakit Layu Cendawan

Penyakit layu ini disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum dan relatif masih sulit diberantas. Gejala-gejala penyakit layu oleh bakteri dan cendawan, hampir tidak dapat dibedakan dengan jelas, karena kedua-duanya menunjukkan tanda-tanda layu.

Perbedaan yang khas ialah : apabila tanaman kentang terserang penyakit layu bakteri, maka batang yang dipotong di atas permukaan tanah dan dipijit akan mengeluarkan cairan menyerupai lendir yang berbau busuk dan berwarna susu.

Hal ini bisa dilihat sangat jelas apabila kita masukkan ke dalam gelas berisi air putih. Lendir akan keluar hingga air putih menjadi keruh. Kelayuannya terjadi pada semua bagian tanaman (cabang).

Sedangkan pada penyakit layu cendawan, kelayuannya hanya terjadi pada bagian tanaman (cabang) yang terserang saja, dan sayatan membujur batang menunjukkan bagian kayu berwarna kecoklat-coklatan.

Penyakit Burik

Jenis penyakit kentang ini disebabkan oleh jamur Streptomyces scabies. Penyakit ini dapat menyebabkan kulit umbi kentang menjadi kadas, burik-burik dan kadang-kadang bagian daging di dalamnya menjadi gabus, sehingga tidak akan laku dijual. Cendawan ini tidak dapat hidup pada pH tanah di bawah 5,4 dan di atas 7,0.

Penyakit Daun Bergulung

Penyakit pada kentang yaitu virus PVLR (daun bergulung), dan blorok ’’mozaik” PVX dan PVY sampai kini belum dapat diberantas. Penjagaan (pencegahan) yang perlu dijalankan adalah memberantas kutu-kutu daun (Myzus persicae) yang menjadi penyebar (vector) virus daun bergulung (Leafroll).

Tanaman-tanaman yang terserang virus daun bergulung ini kurang mampu menghasilkan umbi, terutama bila terserangnya itu pada waktu tanaman masih berumur kurang dari 1 bulan. Kalaupun tanaman dapat menghasilkan umbi, pada umumnya bentuk umbi-umbi tersebut akan kecil sekali (kriel).

Untuk mencegah timbulnya penyakit tanaman kentang akibat virus-virus tersebut, jalan yang terbaik adalah selalu menggunakan umbi bibit yang bebas dari virus (tidak terserang virus).

Penyakit Busuk

Penyakit busuk lunak pada umbi kentang (Erwinia carotovora L.R. Holland) akan mengakibatkan umbi busuk berair, baik sewaktu di kebun maupun dalam gudang penyimpanan.

Penyakit Kutil

Jenis penyakit pada tanaman kentang ini disebabkan oleh nematoda Meloidogyne sp. Bila serangan hebat, kualitas umbinya dapat menurun, hingga harganya di pasar jatuh. Tetapi sebetulnya nematoda ini tidaklah masuk ke dalam golongan penyakit, akan tetapi golongan hama.

Penyakit ini hanya timbul di tanah-tanah ringan (berpasir) yang pH-nya agak rendah. Pada tanah-tanah bekas sawah (misalnya padi sawah) penyakit ini tidak pernah timbul. Nematoda ini dapat diberantas dengan nematisida: misalnya Nemagon, Furadan dsb

Nah itulah macam jenis hama utama tanaman kentang / hama penting tanaman kentang serta kumpulan penyakit tanaman kentang yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel hama dan penyakit tanaman kentang ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua.

Lihat juga jenis tanaman kentang & syarat tumbuh tanaman kentang :)