KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI CENDANA

Artikel tanaman cendana ini akan menjelaskan ciri ciri cendana lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman cendana / klasifikasi dan deskripsi cendana.


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Cendana

Cendana (Santalum album L) adalah tanaman asli Indonesia, tepatnya di daerah Nusa Tenggara. Pada zaman dulu, tanaman cendana sering digunakan untuk upacara atau ritual keagamaan, seperti dupa cendana yang dibuat dari serbuk kayu cendana kemudian dicampur dengan lem kayu dan direkatkan pada lidi lalu dikeringkan.

Selain dimanfaatkan untuk upacara keagamaan, kayu cendana juga dapat diolah dengan cara penyulingan untuk mendapatkan minyak atsiri yang berguna dalam industri kosmetik dan obat-obatan. Manfaat lainnya, kayu cendana yang tidak disuling menjadi bahan mentah pada industri mebel dan kerajinan rumah tangga. Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologi cendana :


Klasifikasi Tanaman Cendana

Apa klasifikasi ilmiah cendana ?


Klasifikasi tumbuhan cendana dan nama ilmiah cendana adalah sebagai berikut:

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
ORDO : Santalales
FAMILI : Santalaceae
GENUS : Santalum L
SPESIES : Santalum album L

Tabel : klasifikasi cendana


Morfologi Tanaman Cendana

Apa ciri ciri morfologi cendana / ciri ciri tumbuhan cendana ?

Berikut ini ciri khusus cendana / ciri khas cendana  :


Ciri ciri cendana (santalum album) yaitu tanaman ini berbentuk pohon yang mempunyai sifat semi parasitik, sehingga membutuhkan tanaman lain sebagai penyuplai beberapa nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Sistem perakaran tanaman cendana sebagian besar mendatar atau horizontal, jarang yang mengarah secara vertikal.

Tinggi tanaman cendana bisa mencapai 12-16 cm dengan diameter batangnya kira-kira 20-35 cm, batangnya mempunyai cabang-cabang yang banyak dan dari cabang itu menghasilkan ranting-ranting.

Daun tumbuh pada ranting halus yang panjangnya sekitar 10 – 30 cm dengan diameter 2 – 3mm. kulit batang cendana berwarna putih keabu-abuan dan setelah dewasa kulit batang tersebut merekah. Daunnya berbentuk elips hingga oval dan berukuran panjang 4 – 8 cm dengan lebar 2 – 4 cm.

Daun cendana adalah daun tunggal yang tumbuh berhadapan pada ranting dan letaknya berselingan, berwarna hijau mengkilap, dan tepi daun rata dengan ujung daun meruncing.

Bunga cendana tumbuh pada ujung ranting dan di ketiak daun. Bunganya yaitu bunga majemuk yang berbentuk malai dengan panjang tangkai malai sekitar 4 – 6 cm, dan tangkai bunga sekitar 2 – 6 mm. Bunganya berwarna kuning lalu berubah menjadi merah gelap dan kecoklatan. Cendana berbunga sepanjang tahun.

Buah cendana berbentuk bulat, berwarna hijau ketika muda dan berwarna hitam keunguan setelah matang. Buah cendana mempunyai daging yang tipis sehingga beberapa jenis burung memakannya. Biji buah berbentuk bulat, memiliki endosperma, kulitnya tipis dan di setiap satu buah terdapat satu biji.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan cendana secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri morfologi cendana ya ! Baca juga klasifikasi dan ciri ciri morfologi cempaka putih :)