KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI EDELWEIS

Artikel tentang bunga edelweis ini akan menjelaskan ciri ciri edelweis lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman edelweis (klasifikasi dan deskripsi edelweis).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Edelweis

Tanaman edelweiss (Anaphalis javanica) adalah tanaman yang hanya bisa tumbuh optimal pada dataran tinggi, yaitu sekitar 2000 sampai 3000 meter di atas permukaan laut. Tanaman edelweiss ini juga membutuhkan sinar matahari secara penuh.

Tanaman edelweiss adalah tanaman endemik yang mudah ditemukan di wilayah pegunungan di pulau Jawa, Lombok, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi edelweis :


Klasifikasi Tanaman Edelweis

Apa klasifikasi ilmiah edelweis ?


Nama ilmiah edelweis atau nama latin edelweis adalah Anaphalis javanica. Klasifikasi tumbuhan edelweis adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Asteranae
ORDO : Asterales
FAMILI : Asteraceae
GENUS : Anaphalis DC.
SPESIES : Anaphalis javanica

Tabel : klasifikasi edelweis jawa (anaphalis javanica)


Morfologi Tanaman Edelweis

Apa ciri ciri morfologi edelweis / ciri ciri tumbuhan edelweis ?


Ciri khusus edelweis / ciri khas edelweis & struktur morfologi edelweis yaitu :

Tanaman ini tidak memiliki racun bahkan sering digunakan dalam pengobatan tradisonal yang berkhasiat untuk mengobati sakit perut dan gangguan pernafasan. Tanaman edelweiss memiliki bulu bulu tebal yang muncul sebagai daya adaptasi tanaman terhadap lingkungan yang dingin dan tempat tinggi.

Morfologi Akar Edelweis

Tanaman edelweiss sering dihubungkan dengan pegunungan dan merupakan tanaman yang bisa hidup di tanah vulkanik atau hutan pegunungan. Tanaman edelweiss ini bisa bertahan hidup pada tanah yang tandus, hal ini bisa terjadi karena akar tanaman edelweiss bersimbiosis dengan jamur mikoriza yang membuat akar tanaman memperluas zona pengambilan air dan nutrisi. Tanaman edelweiss adalah tanaman berjenis perdu dan berumur tahunan atau dua tahunan. Tanaman edelweiss ini tumbuh merambat, dan ada beberapa spesies yang bersifat epifit.

Morfologi Daun dan Bunga Edelweis

Tanaman edelweiss memiliki daun dan bunga yang ditutupi oleh bulu bulu berwarna putih (seperti wool). Daun tanaman edelweiss berbentuk seperti lidah tombak. Tangkai bunga tanaman edelweiss mempunyai ukuran sekitar 3 sampai 20 cm dan bahkan bisa sampai 40 cm.

Bunga edelweiss masing masing terdiri dari 5 sampai 6 kepala bunga yang berwarna kuning dan berukuran kecil, hanya sekitar 5 mm. kepala bunga ini dikelilingi oleh daun daun muda yang membentuk bintang. Tanaman edelweiss memiliki bunga bunga yang tersusun di kuntumnya dan pertumbuhan serta perkembangan petalnya terpusat dan dilingkari oleh bractea.

Bunga tanaman edelweiss sangat disukai serangga, terdapat lebih dari 300 jenis serangga mulai dari kutu, kupu kupu, lalat, atau lebah yang sering hinggap di tanaman ini. Tanaman edelweiss biasanya berbunga antara bulan April sampai Agustus, dan pada bulan Juli sampai Agustus adalah fase mekar bunga terbaiknya.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan edelweis secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman edelweis ya teman ! Baca juga klasifikasi dan morfologi eceng gondok :)