KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI JAGUNG MANIS

Artikel tentang jagung manis ini akan menjelaskan ciri ciri jagung manis lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman jagung manis (klasifikasi dan deskripsi jagung manis).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Jagung Manis

Sebenarnya, jika dilihat dari morfologi tanaman, tidak ada perbedaan yang terlalu kentara antara jagung manis (sweet corn) dan jagung pakan (pangan). Alasan mengapa jagung manis mempunyai rasa yang lebih manis karena ulah 3 gen, yaitu Su-1 (Sugary), bt-2 (brittle), dan sh2 (Shrunken).

Gen-gen ini bertanggung jawab dalam mencegah pengubahan gula menjad pati pada endosperma, sehingga jumlah gula yang dihasilkan dua kali lebih banyak dari jagung biasa. Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologi jagung manis  :


Klasifikasi Tanaman Jagung Manis

Apa klasifikasi ilmiah jagung manis ?


Klasifikasi tumbuhan jagung manis / nama ilmiah jagung manis adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
DIVISI : Angiosperms
SUB DIVISI : Eudicots
KELAS : Commelinids
ORDO : Poales
FAMILI : Poaceae
GENUS : Zea
SPESIES : Zea mays convar. saccharata var. rugosa

Tabel : klasifikasi jagung manis


Morfologi Tanaman Jagung Manis

Apa ciri ciri morfologi jagung manis / ciri ciri tumbuhan jagung manis ?


Perbedaan yang terlihat antara jagung manis dan jagung pakan diantaranya, jagung manis lebih pendek tingginya dari pada jagung biasa, rambut jagung manis biasanya berwarna kuning muda sedangkan jagung biasa berwarna kecokelatan, tongkol jagung manis lebih kecil dibandingkan jagung biasa, dan bunga jantan jagung manis biasanya berwarna putih sedangkan jagung biasa berwarna kuning kecokelatan.

Ciri khusus jagung manis / ciri khas jagung manis :

Morfologi Akar Jagung Manis

Jagung memilki akar serabut dengan tiga macam akar, yaitu akar seminal, akar adventif dan akar penyangga. Akar seminal adalah akar yang berkembang adalah akar yang berkembang dari radikula dan embrio.

Akar adventif adalah akar yang pada awalnya berkembang dari buku di ujung mesokotil, kemudian berkembang lagi ke setiap buku secara berurutan dan terus ke atas hingga sampai 7-10 buku semuanya di bawah permukaan tanah. Akar adventif berkembang menjadi serabut akar tebal.

Akar penyangga adalah akar adventif yang muncul pada dua atau tiga buku di atas permukaan tanah, kegunaan dari akar ini adalah untuk menyangga tanaman agar tetap berdiri tegak.

Morfologi Batang dan Daun Jagung Manis

Tanaman jagung manis memiliki batang yang tidak bercabang, bentuknya silindris dan terdiri atas sejumlah ruas dan buku ruas. Di bagian buku ruas terdapat tunas yang kemudian berkembang menjadi tongkol. Dua tunas teratas berkembang menjadi tongkol yang produktif. Batang jagung ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu kulit, jaringan pembuluh dan pusat batang.

Daun tanaman jagung terdiri dari helaian daun, ligula, dan pelepah daun yang erat melekat pada batang. Jumlah daun sama dengan jumlah buku batang, berjumlah kira-kira 10 – 18 helai. Bentuk ujung daun jagung berbeda-beda, ada yang runcing, runcing agak bulat, bulat, bulat agak tumpul dan tumpul.

Morfologi Bunga Jagung

Tanaman jagung merupakan tanaman berumah satu, karena bunga jantan dan betinanya terdapat pada satu tanaman. Bunga betina jagung muncul dari tajuk axillary apices, dan bunga jantang berkembang dari titik tumbuh di ujung tanaman.

Rambut jagung adalah pemanjangan dari saluran stylar ovary yang matang pada tongkol. Rambut jagung tumbuh dengan panjang hingga 30.5 cm atau lebih.

Penyerbukan pada jagung terjadi jika serbuk sari dari bunga jantan menempel pada rambut tongkol. Tanaman jagung merupakan tanaman bersari silang, yaitu sebagian besar serbuk sari berasal dari tanaman lain.

Tongkol dan Biji

Dalam satu tanaman jagung bisa terdapat satu atau dua tongkol, tergantung jenis varietas. Tongkol jagung diselimuti oleh daun kelobot. Tongkol jagung yang terletak pada bagian atas umumnya lebih dahulu terbentuk dan lebih besar dibanding yang terletak pada bagian bawah. Biji jagung terdiri dari tiga bagian utama, yaitu pericarp (lapisan luar yang tipis), endosperm, dan embrio.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan jagung manis secara singkat. Semoga kamu lebih mengenal ciri ciri tanaman jagung manis ya ! Baca juga klasifikasi dan ciri ciri morfologi durian :)