KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI KACANG KEDELAI

Artikel tentang kacang kedelai ini akan menjelaskan ciri ciri kacang kedelai lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman kacang kedelai (klasifikasi dan deskripsi kacang kedelai).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Kacang Kedelai

Pada awalnya, kacang kedelai yang merupakan tanaman asli dari Cina ini telah dikenal dan dibudidayakan oleh peradaban manusia sejak dahulu kala, sejak sekitar tahun 2500 SM. Seiring dengan berkembangnya peradaban dan perdagangan multi negara pada abad ke-19, tanaman kedelai mulai menyebar ke beberapa negara tujuan perdagangan seperti Jepang, Indonesia, India, Australia, Korea dan Amerika.

Meskipun tanaman kedelai termasuk tanaman budidaya, namun ada sekitar 40 jenis kedelai yang tumbuh secara liar di Asia Tenggara. Setidaknya ada paling tidak dua spesies tanaman kedelai yang dibudidayakan yaitu, Glycine max (keledai putih, biji berwarna kuning agak putih), dan Glycine soja (kedelai dan biji berwarna hitam).

Kedelai putih merupakan tanaman asli dari Asia seperti Cina dan Jepang, sementara Keledai hitam adalah tanaman asli daerah asia tropis seperti Asia Tenggara. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi kacang kedelai :


Klasifikasi Tanaman Kacang Kedelai

Apa klasifikasi ilmiah kacang kedelai ?


Nama ilmiah kacang kedelai atau nama latin kacang kedelai adalah Glycine max (L.) Merr. Klasifikasi tumbuhan kacang kedelai  adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
ORDO : Fabales
FAMILI : Fabaceae
GENUS : Glycine Willd
SPESIES : Glycine max (L.) Merr.

Tabel : klasifikasi kacang kedelai


Morfologi Tanaman Kacang Kedelai

Apa ciri ciri morfologi kacang kedelai / ciri ciri tumbuhan kacang kedelai ?


Tanaman kedelai adalah tanaman semusim, tumbuh tegak dan berbentuk semak. Organ utama tanaman kedelai seperti akar, daun, batang, polong dan biji mendukung pertumbuhannya agar bisa optimal. Berikut ini ciri ciri khusus kacang kedelai / ciri khas kacang kedelai :

Bentuk Akar Kacang Kedelai

Akar kedelai mulai muncul dari belahan kulit biji di sekitar misofil. Bakal akar kemudian tumbuh dengan cepat di dalam tanah, sedangkan kotiledon yang terdiri atas dua keeping akan terangkat ke permukaan tanah akibat pertumbuhan hipkotil yang cepat.

Struktur akar kacang kedelai terdiri atas akar lembaga, akar tunggang dan akar cabang yang berupa akar rambut. Perakaran kedelai mampu melakukan penetrasi ke dalam tanah hingga pada kedalaman kurang lebih 1,5 m, terutama pada tanah yang kaya akan unsur hara.

Tanaman kedalai adalah tanaman legume, yang artinya perakarannya mempunyai kemampuan untuk membentuk nodul-nodul (berbentuk bintil-bintil) yang merupakan koloni dari bakteri penambat nitrogen, Rhizobium japonicum.

Ada simbiosis mutualisme antara akar tanaman kedelai yang menjadi inang bakteri dan bakteri Rhizobium itu sendiri. Rhizobium menambat nitrogen bebas dari udara yang bermanfaat sebagai sumber unsur hara N, sebagai gantinya, tanaman kedelai atau perakaran tepatnya, memberi tempat tinggal dan sumber makanan kepada bakteri Rhizobium.

Morfologi Batang Kedelai

Pertumbuhan batang tanaman kedelai dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tipe determinate dan indeterminate. Keberadaan bunga pada pucuk batang yang menjadikannya perbedaan. Pertumbuhan batang tipe determinate ditunjukkan dengan batang yang tidak tumbuh lagi ketika tanaman mulai berbunga.

Sementara pertumbuhan batang tipe indeterminate dicirikan bila pucuk batang tanaman masih bisa tumbuh daun meskipun tanaman sudah mulai berbunga. Jumlah buku batang tipe indeterminate pada dasarnya lebih banyak dibanding batang determinate.

Cabang akan muncul di organ batang tanaman. Jumlahnya tergantung dari jenis varietas dan kondisi lingkungan sekitar, tetapi ada juga varietas kedelai yang tidak memiliki cabang. Jarak tanam juga bisa mempengaruhi jumlah cabang, bila jarak tanam dirapatkan maka jumlah cabang akan sedikit.

Oh iya, jumlah cabang tidak mempunyai pengaruh yang nyata terhadap jumlah biji yang diproduksi, artinya, meskipun jumlah cabang kedelai banyak, belum tentu produksi kacang kedelai juga meningkat.

Morfologi Bunga dan Buah Tanaman Kedelai

Morfologi bunga kedelai adalah bunga sempurna, artinya setiap bunga mempunyai alat jantan dan betina. Penyerbukan terjadi saat mahkota bunga masih tertutup sehingga kemungkinan kawin silang alami sangat kecil. Letak bunga ada pada ruas-ruas batang, berwarna violet atau putih. Sekitar 60% bunga gugur sebelum membentuk polong.

Polong adalah bentuk buah dari tanaman kedelai. Setiap tanaman kedelai bisa menghasilkan 100-250 polong. Polong kedelai berbulu dan berwarna kuning kecoklatan. Selama proses pematang buah, polong yang pertamanya berwarna hijau akan berubah menjadi kehitaman. Jumlah polong per tanaman tergantung dari jenis varietas, kesuburan tanah dan jarak tanam yang digunakan.

Morfologi Daun Kedelai

Ada dua fase pada tanaman kedelai mengenai daun, yaitu fase kotiledon yang tumbuh saat tanaman masih berkecambah dan daun bertangkai tiga (trifoliate leaves) yang tumbuh setelah masa pertumbuhan.

Morfologi daun kacang kedelai dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu yang berbentuk bulat oval dan lancip. Faktor genetik mempengaruhi bentuk daun tersebut. Daun kedelai juga mempunyai bulu yang berwarna cerah, panjang bulunya bisa mencapai 1 mm dengan lebar 0,0025 mm. Kepadatan bulu bervariasi tergantung jenis varietas, tapi biasanya antara 3-20 buah/mm2.

Kelebatan bulu pada daun kedelai berkaitan dengan tingkat toleransi varietas kedelai menghadapi serangan hama. Hama penggerek polong sangat jarang menyerang varietas kedelai yang mempunyai bulu lebat.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan kacang kedelai secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman kacang kedelai ya teman ! Baca juga klasifikasi dan ciri ciri morfologi kacang hijau :)