KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI KANGKUNG

Artikel tentang kangkung ini akan menjelaskan ciri ciri kangkung lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman kangkung (klasifikasi dan deskripsi kangkung).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Kangkung

Kangkung (Ipomea aquatic Forsk.) adalah tanaman sayur-sayuran yang dikonsumsi sebagai makanan. Kangkung banyak dijumpai di kawasan Asia dan merupakan tanaman yang habitatnya di tempat berair. Tanaman kangkung sering kali diolah sebagai masakan, ada yang dijadikan sayuran dan ada yang ditumis sebagai cah.

Hampir keseluruhan bagian tanaman yang masih muda dapat dimakan. Mungkin kita sudah familiar dengan tanaman ini, tapi tidak ada salahnya untuk mengenal lebih dekat tanaman kangkung. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi kangkung :


Klasifikasi Tanaman Kangkung

Apa klasifikasi ilmiah kangkung ?


Nama ilmiah kangkung atau nama latin kangkung adalah Ipomea aquatic Forsk. Klasifikasi tumbuhan kangkung adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
ORDO : Solanales
FAMILI : Convolvulaceae
GENUS : Ipomoea L
SPESIES : Ipomoea aquatica Forssk

Tabel : klasifikasi kangkung


Morfologi Tanaman Kangkung

Apa ciri ciri morfologi kangkung / ciri ciri tumbuhan kangkung ?

Berikut ciri ciri khusus kangkung / ciri khas kangkung :


Morfologi Akar Kangkung

Sistem perakaran tanaman kangkung adalah perakaran tunggang dengan cabang-cabangnya yang akan menyebar ke segala arah. Akar kangkung mampu menembus tanah hingga kedalam 60 cm – 100 cm, dan melebar secara horizontal hingga radius 150 cm atau bahkan lebih, terutama untuk jenis kangkung air.

Morfologi Batang Kangkung

Beralih ke bagian organ batang kangkung. Batang kangkung mempunyai bentuk yang membulat dan berlubang dan banyak mengandung air. Batang ini berbuku-buku, dan dari buku-buku ini sering kali muncul akar. Batang kangkung mempunyai sistem percabangan yang banyak, dan setelah tumbuh cukup lama, batangnya akan menjalar.

Morfologi Daun Kangkung

Kangkung mempunyai tangkai daun yang melekat pada buku-buku batang. Di bagian ketiak daun kangkung terdapat mata tunas yang bisa tumbuh menjadi percabangan baru. Bentuk daun kangkung umumnya meruncing, meskipun ada yang tumpul. Permukaan daun bagian atas berwarna hijau tua sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna hijau muda.

Organ Reproduktif (Bunga, Buah, Biji)

Umumnya, tanaman kangkung mempunyai bentuk bunga yang menyerupai terompet. Daun mahkota bunga berwarna putih atau merah. Buah kangkung berbentuk bulat oval yang berisi tiga butir biji di dalamnya, seolah-olah buahnya melekat pada bijinya. Warna buah kangkung muda adalah hijau, dan akan menghitam jika sudah tua. Buah ini berukuran kecil, sekitar 10 mm dan umurnya tidak lama.

Morfologi benih kangkung atau biji kangkung berbentuk tegak bulat atau bersegi-segi dan warnanya cokelat atau kehitam-hitaman. Biji kangkung termasuk biji berkeping dua (dikotil). Pada jenis kangkung yang habitatnya di darat, biji ini berfungsi sebagai alat perbanyakan tanaman secara generatif.

Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan kangkung secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman kangkung ya teman ! Baca juga klasifikasi dan ciri ciri morfologi kamboja :)