KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI KARET

Artikel tentang tanaman karet ini akan menjelaskan ciri ciri karet lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman karet (klasifikasi dan deskripsi karet).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Karet

Tanaman karet (Hevea brasiliensis), mungkin kita sudah familiar dengan pohon yang tumbuh tinggi dan mempunyai batang besar dan keras ini. Tanaman yang berasal dari negara Brasil ini sudah banyak dimanfaatkan oleh manusia, diolah menjadi berbagai produk-produk yang sering kita gunakan, seperti misalnya pakaian.

Indonesia pertama kali mengenal tanaman karet pada masa penjajahan Belanda, tahun 1864, dan sekarang, Indonesia menjadi negara dengan luas areal kebun karet terbesar dan produksi kedua terbesar kedua di dunia. Selain dimanfaatkan getahnya, kayu tanaman karet juga mempunyai prospek yang baik sebagai sumber kayu menggantikan sumber kayu asal hutan.

Tanaman karet juga sangat bermanfaat bagi pelestarian lingkungan, energi dan produk yang dihasilkan seperti oksigen, biomassa, dan kayu dapat digunakan untuk mendukung perbaikan lahan. Contohnya, penggunaan tanaman karet untuk rehabilitasi lahan, pencegahan erosi dan banjir, dan menciptakan iklim yang sehat dan bebas polusi.

Keberadaan pertanaman karet sangat vital bagi kelangsungan kehidupan karena perannya sebagai penyimpan dan sumber energi. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi karet :


Klasifikasi Tanaman Karet

Apa klasifikasi ilmiah karet ?


Nama ilmiah karet atau nama latin karet adalah Hevea brasiliensis. Klasifikasi tumbuhan karet adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
ORDO : Malpighiales
FAMILI : Euphorbiaceae
GENUS : Hevea Aubl.
SPESIES : Hevea brasiliensis

Tabel : klasifikasi karet


Morfologi Tanaman Karet

Apa ciri ciri morfologi karet / ciri ciri tumbuhan karet ?

Ciri khusus karet / ciri khas karet yaitu :


Morfologi Akar Tanaman Karet

Sesuai dengan sifat dikotilnya, akar tanaman karet merupakan akar tunggang, mampu menopang tanaman yang tumbuh tinggi dan besar. Akar tunggang dapat merangsek ke dalam tanah hingga kedalaman 1-2 m, sedangkan akar lateralnya dapat menyebar sejauh 10 m. Akar yang paling aktif menyerap air dan nutrisi yaitu bulu akar yang berada di kedalaman 0-60 cm.

Morfologi Batang Tanaman Karet

Morfologi batang karet seperti yang sudah disinggung di atas, tumbuh tinggi menjulang dan berukuran besar. Tinggi pohon yang sudah dewasa bisa mencapai 15-25 m, berdaun lebat dan dapat mencapai umur 100 tahun, memiliki percabangan yang tinggi di atas. Batang tanaman ini mengandung getah (lateks).

Morfologi Daun Karet

Daun karet berwarna hijau yang terdiri dari tangkai daun dengan panjang tangkai daun utama sekitar 3-20 cm dan panjang tangkai anak daun sekitar 3-10 cm. Umumnya ada tiga anak daun di setiap sehelai daun karet. Pada saat musim kemarau, daun tanaman karet akan menguning atau memerah.

Morfologi Bunga dan Buah Tanaman Karet

Bunga karet terletak di dalam malai payung tambahan dan terdiri dari bunga jantan dan betina. Pangkal tenda bunga berbentuk lonceng dengan panjang 4-8 mm.

Buah karet dilapisi oleh kulit tipis berwara hijau dan di dalamnya ada kulit yang keras dan berkotak, sewaktu masih muda buah berpaut erat dengan ranting. Setiap kotak berisi sebuah biji yang dilapisi cangkang, setelah tua, warna kulit buah berubah menjadi keabu-abuan dan kemudian mengering. Biji karet terdapat dalam setiap ruang buah, jumlah biji biasanya ada tiga dan terkadang empat sesuai dengan jumlah ruang.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan karet secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman karet ya teman ! Baca juga klasifikasi dan ciri ciri morfologi kangkung :)