KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI MAHONI

Artikel tentang tanaman mahoni ini akan menjelaskan ciri ciri mahoni lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman mahoni (klasifikasi dan deskripsi mahoni).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Mahoni

Mahoni adalah tumbuhan tropis yang tumbuh liar di hutan jati, pinggir pantai dan di samping-samping jalan sebagai pohon peneduh. Tanaman ini juga sering dibudidayakan dengan menggunakan biji, cangkokan atau okulasi.

Biasanya tanaman mahoni dimanfaatkan sebagai tanaman obat, jika hendak digunakan sebagai tanaman obat, maka tidak boleh diberi pupuk kimia atau pestisida kimia. Pemanfaatan mahoni sebagai obat sudah ada sejak tahun 70-an, ketika itu cara penggunaannya masih sederhana, menelan langsung bijinya setelah bagian yang pipih dibuang. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi mahoni :


Klasifikasi Tanaman Mahoni

Apa klasifikasi ilmiah mahoni ?


Nama ilmiah mahoni atau nama latin mahoni adalah Swietenia macrophylla King. Klasifikasi tumbuhan mahoni adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Rosanae
ORDO : Sapindales
FAMILI : Meliaceae
GENUS : Swietenia Jacq.
SPESIES : Swietenia macrophylla King

Tabel : klasifikasi mahoni


Morfologi Tanaman Mahoni

Apa ciri ciri morfologi mahoni / ciri ciri tumbuhan mahoni ?

Ciri khusus mahoni / ciri khas mahoni antara lain :


Tanaman mahoni adalah tanaman tahunan dengan tinggi yang bisa sampai ketinggian 25 m. Sistem perakaran tanaman mahoni yaitu akar tunggang. Tanaman mahoni mempunyai batang bulat, percabangan banyak sehingga membentuk kanopi payung yang sangat rimbun. Arah pertumbuhan tanaman mahoni adalah tegak lurus ke atas (erectus). Kulit batang luarnya berwarna cokelat kehitaman, beralur dangkal seperti sisik dan mengelupas setelah tua.

Morfologi daun mahoni berbentuk daun majemuk menyirip genap dengan helaian daun berbentuk bulat oval, ujung dan pangkal daun runcing, dan tulang daun menyirip. Panjangnya berkisar antara 35-50 cm. Daun muda mahoni berwarna merah lalu berubah menjadi hijau setelah tua.

Bunga mahoni termasuk bunga majemuk yang tersusun dalam karangan yang muncul dari ketiak daun, berwarna putih, malai bercabang, dan panjangnya kira-kira 10-20 cm. mahoni baru berbunga ketika tanaman berumur 7 tahun. Mahkota bunga berbentuk silindris dan berwarna kuning kecokelatan. Benang sari melekat pada mahkota bunga.

Morfologi buah mahoni berbentuk bulat telur, berlekuk lima dan berwarna coklat. Bagian luar buah mengeras dengan ketebalan 5-7 mm, di bagian tengah mengeras seperti kayu dan berbentuk kolom dengan 5 sudut yang memanjang menuju ujung.

Buah akan pecah dari ujung saat buah sudah matang dan kering. Di bagian dalam buah mahoni terdapat biji. Morfologi biji mahoni berbentuk pipih dengan ujung agak tebal dan berwarna coklat kehitaman. Biji menempel pada kolumela melalui sayapnya, meninggalkan bekas setelah benih terlepas. Biasanya setiap buah mahoni terdapat 35-45 biji.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan mahoni secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman mahoni ya teman ! Baca juga klasifikasi dan ciri ciri morfologi mahkota dewa :)