KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI MATOA

Artikel tentang tanaman matoa ini akan menjelaskan ciri ciri matoa lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman matoa (klasifikasi dan deskripsi matoa).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Matoa

Tanaman matoa adalah tanaman yang berasal dari Papua dan termasuk ke dalam jenis pohon besar dengan tinggi sekitar 18 meter dan diameter maksimal 1 meter. Tanaman matoa ini biasanya berbuah satu kali dalam satu tahun, dan berbunga pada bulan Juli sampai Oktober.

Tanaman matoa ini tumbuh dengan optimal di daerah yang kondisi tanahnya kering dan tidak tergenang dan curah hujan yang tinggi, tersebar di hampir seluruh wilayah Papua baik dataran rendah atau dataran tinggi. Selain di pulau Papua, tanaman matoa juga bisa dijumpai di daerah Sulawesi, Maluku, dan Papua Nugini. Buah matoa mempunyai rasa yang manis. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi matoa :


Klasifikasi Tanaman Matoa

Apa klasifikasi ilmiah matoa ?


Nama ilmiah matoa atau nama latin matoa adalah Pometia pinnata J.R.& G.Forst. Klasifikasi tumbuhan matoa adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUB KELAS : Rosidae
ORDO : Sapindales
FAMILI : Sapindaceae
GENUS : Pometia
SPESIES : Pometia pinnata

Tabel : klasifikasi matoa


Morfologi Tanaman Matoa

Apa ciri ciri morfologi matoa / ciri ciri tumbuhan matoa ?


Ciri khusus matoa / ciri khas matoa & struktur morfologi matoa yaitu :

Morfologi Akar dan Batang Matoa

Pohon matoa bisa tumbuh tinggi dan mempunyai batang yang berkayu dan keras. Pohon ini memiliki tinggi yang bisa mencapai 50 meter dan akar papan tingginya mencapai 5 meter. Akar tanaman matoa adalah akar tunggang.

Batang matoa berbentuk silinder, berdiri tegak, dan percabangannya simpodial. Arah cabang matoa miring hingga mendatar, bercabang banyak membentuk pohon rindang.

Morfologi Daun Matoa

Daun tanaman matoa merupakan daun majemuk yang tersusun berselang seling 4 sampai 12 pasang anak daun. Daun muda berwarna merah cerah, baru kemudian setelah dewasa berwarna hijau. Daun matoa berbentuk jorong dengan panjang 30 sampai 40 cm dan lebar 8 sampai 15 cm.

Helaian daun matoa tebal dan kaku, ujung daun meruncing, pangkal daun tumpul, tepi daun merata, permukaan daun bagian atas dan bawah halus, serta berlekuk di bagian pertulangan daun.

Morfologi Bunga Matoa

Bunga matoa adalah bunga majemuk yang muncul di bagian ujung tangkai daun. Mahkota bunga matoa sedikit berbulu di bagian luarnya, dan kelopak bunga agak menyatu.

Morfologi Buah Matoa

Buah matoa berbentuk bundar dan lonjong, ukurannya seperti telur puyuh dengan panjang 1,5 sampai 5 cm dan berdiameter 1 hingga 3 cm. Kulit buahnya licin serta berwarna kuning kehijauan saat muda, kemudian berwarna cokelat kemerahan jika sudah matang. Kulit ari buah matoa berwarna putih agak transparan yang melekat di biji.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan matoa secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman matoa ya teman ! Baca juga klasifikasi bunga lavender :)