KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI TEMU HITAM

Artikel tentang tanaman temu hitam ini akan menjelaskan ciri ciri temu hitam lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman temu hitam (klasifikasi dan deskripsi temu hitam).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Temu Hitam

Tanaman temu hitam adalah tanaman semak yang berguna sebagai tanaman obat-obatan atau jamu, dan tumbuh secara liar di hutan-hutan pohon jati. Orang Jawa sering menyebutnya Temu ireng, dan orang Sunda menyebutnya koneng hideung.

Tanaman ini aslinya berasal dari wilayah Asia Tenggara, mulai dari Myanmar, Kamboja hingga pulau Jawa. Di Jawa, tanaman temu hitam ini mampu tumbuh pada ketinggian tempat kira-kira antara 400 meter hingga 750 meter di atas permukaan laut. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi temu hitam :


Klasifikasi Tanaman Temu Hitam

Apa klasifikasi ilmiah temu hitam ?


Nama ilmiah temu hitam atau nama latin temu hitam adalah Curcuma aeruginosa Roxb. Klasifikasi tumbuhan temu hitam adalah sebagai berikut :

Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Zingiberales
Famili : Zingiberaceae
Genus : Curcuma
Spesies : Curcuma aeruginosa Roxb.

Tabel : klasifikasi temu hitam


Morfologi Tanaman Temu Hitam

Apa ciri ciri morfologi temu hitam / ciri ciri tumbuhan temu hitam ?

Ciri khusus temu hitam / ciri khas temu hitam yaitu :


Tinggi tanaman temu hitam bisa mencapai ketinggian 2 meter dengan lebar rumpun 90 cm. Jika tanaman ini ditanam di dataran rendah, setiap rumpun dapat menghasilkan dua belas anakan, sedangkan jika ditanam di dataran tinggi hanya sekitar lima anakan per rumpun. Tanaman ini mempunyai rimpang yang berwarna gelap dan memiliki aroma yang khas.

Daun tanaman temu hitam adalah daun tunggal dengan bentuk bulat oval. Helaian daun temu hitam berwarna hijau, daun tulangnya menyirip, dan permukaan daun bagian atas terlihat bergaris-garis coklat dan membujur. Tiap tanaman mempunyai daun 2 helai sampai 9 helai dengan ukuran panjangnya kira-kira 31 sampai 85 cm dan lebar 10-18 cm.

Tanaman temu hitam adalah tumbuhan terna berbatang semu dan berwarna hijau atau cokelat gelap. Pelepahnya melekat satu dengan yang lainnya hingga membentuk batang. Rimpang temu hitam terbentuk dengan sempurna, mempunyai cabang-cabang yang kuat, sebagian ada yang berwarna biru dan ada yang berwarna putih.

Kedalaman rimpang sekitar 11-60 cm dengan panjang akar 17 cm, ketebalan 2-20 cm. Jumlah rimpang tua rumpun sekitar Sembilan buah, sedangkan rimpang muda sekitar lima buah.

Bunga tanaman temu hitam merupakan bunga majemuk dan berbunga ketika mencapai umur lima bulan. Bunganya berwarna ungu, sedangkan tangkai bunganya berwarna hijau yang panjangnya bisa mencapai 35 cm.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan temu hitam secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman temu hitam ya teman ! Baca juga klasifikasi dan ciri ciri morfologi tebu :)