KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI TEMULAWAK

Artikel tentang tanaman temulawak ini akan menjelaskan ciri ciri temulawak lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman temulawak (klasifikasi dan deskripsi temulawak).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Temulawak

Temulawak adalah tanaman asli dari Indonesia dan termasuk salah satu jenis temu-temuan yang paling banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat tradisional. Temulawak merupakan sumber bahan pangan, pewarna, bahan baku industri seperti kosmetika, atau dibuat makanan dan minuman. Temulawak banyak dibudidayakan dan ditanam di pekarangan rumah, sering juga ditemukan tumbuh liar di hutan jadi dan padang alang-alang.

Tanaman ini lebih tumbuh optimal dan produktif pada tempat terbuka yang terkena sinar matahari penuh, dan dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi. Tanaman temulawak juga sering dimanfaatkan sebagai jamu godog oleh pembuat jamu tradisional. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi temulawak :


Klasifikasi Tanaman Temulawak

Apa klasifikasi ilmiah temulawak ?


Nama ilmiah temulawak atau nama latin temulawak adalah Curcuma zanthorrhiza Roxb. Klasifikasi tumbuhan temulawak adalah sebagai berikut :

Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Zingiberales
Famili : Zingiberaceae
Genus : Curcuma
Spesies : Curcuma zanthorrhiza Roxb.

Tabel : klasifikasi temulawak


Morfologi Tanaman Temulawak

Apa ciri ciri morfologi temulawak / ciri ciri tumbuhan temulawak ?

Berikut ini ciri khusus temulawak / ciri khas temulawak :


Morfologi Batang Temulawak

Tanaman temulawak adalah terna berbatang basah yang merupakan batang semu, terdiri atas gabungan beberapa pangkal daun yang terpadu dengan tinggi bisa mencapai 1 m, tetapi tidak akan lebih dari 2 m, berwarna hijau atau coklat gelap. Tanaman tahunan (perennial) ini tumbuh berumpun.

Morfologi Daun Temulawak

Daun tanaman temulawak berbentuk memanjang sampai lanset, panjang daun sekitar 50-55 cm dan lebarnya sekitar 15 cm, warna daun hijau tua dengan garis coklat keunguan. Setiap tumbuhan mempunyai dua helai daun.

Morfologi Akar Temulawak

Tumbuhan temulawak memiliki ukuran rimpang yang besar dan bercabang-cabang. Rimpang induk mempunyai bentuk bulat atau oval dan disampingnya terbentuk 3-4 rimpang cabang yang memanjang. Warna kulit rimpang coklat kemerahan, sedangkan warna daging rimpang kuning hingga hingga kecoklatan.

Morfologi Bunga Temulawak

Perbungaan tanaman temulawak adalah perbungaan lateral yang keluar dari rimpangnya membentuk rangkaian bulir dengan tangkai yang ramping. Bunganya mempunyai daun pelindung yang berjumlah banyak dan berukuran besar. Bentuk bunga tanaman temu lawak adalah bulat telur yang warnanya bermacam-macam.

Kelopak bunga temulawak berwarna putih dan berbulu dengan panjang kira-kira 8-13 mm. mahkotanya berbentuk seperti tabung dengan panjang keseluruhan 4,5 cm. Helaian bunga berbentuk bulat memanjang, berwarna putih dengan ujungnya berwarna merah, panjangnya kira-kira 1,25-2 cm dengan lebar 1 cm. Perbanyakan tanaman temulawak dilakukan dengan menggunakan rimpang-rimpangnya, baik rimpang induk (rimpang utama) atau rimpang anakan (rimpang cabang).


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan temulawak secara singkat. Semoga menambah wawasan kamu mengenai ciri ciri tanaman temulawak ya teman ! Baca juga klasifikasi dan ciri ciri morfologi temu hitam :)