KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI AKAR TUBA

Artikel tentang tumbuhan tuba ini akan menjelaskan ciri ciri akar tuba lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman akar tuba (klasifikasi dan deskripsi akar tuba).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Akar Tuba

Tanaman akar tuba tersebar luas di daerah tropis. Tumbuhan ini ditanam di daerah dengan curah hujan 1750 — 2500 mm/tahun dan suhu rata—rata sekitar 85°F. Tumbuhan tuba dapat tumbuh paling baik pada tanah-tanah lempung yang subur, namun juga dapat tumbuh pada berbagai tipe tanah lainnya. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi akar tuba :


Klasifikasi Tanaman Akar Tuba

Apa klasifikasi ilmiah akar tuba ?


Nama ilmiah akar tuba atau nama latin akar tuba adalah Paraderris elliptica. Klasifikasi tumbuhan akar tuba adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Rosanae
ORDO : Fabales
FAMILI : Fabaceae
GENUS : Paraderris (Miq.) R. Geesink
SPESIES : Paraderris elliptica (Wall.) Adema

Tabel : klasifikasi akar tuba


Morfologi Tanaman Akar Tuba

Apa ciri ciri morfologi akar tuba / ciri ciri tumbuhan akar tuba ?


Ciri khusus akar tuba / ciri khas akar tuba & struktur morfologi akar tuba yaitu :

Akarnya mengandung bahan karotenoid yang bersifat racun bagi binatang dan serangga, tanaman ini sering digunakan untuk meracun dan menangkap ikan.

Tanaman ini batangnya merambat dan berkayu lunak, panjangnya sampai 16 meter. Daunnya mempunyai lobi ganjil (9 — 13 helai lobi-lobi tersebut berbentuk oval), Bunganya merah muda berkelompok pada ketiak daun. Polongnya pipih dan kecoklatan, panjangnya dapat mencapai 3 — 5 cm.

Tanaman tuba ini dapat diperbanyak dengan stek batang sepanjang 30 cm yang dikecambahkan dulu di pesemaian sekitar 6 minggu.

Sedangkan untuk budidaya tanaman tuba, varietas yang rendemen akarnya tinggi 8 — 13% telah dikembangkan, contohnya Changi—3 dan Sarawak Creeping. Jarak tanam 90 x 75 cm. biasanya tidak dipupuk. Akar dapat dipanen setelah umur 2 tahun ketika kandungan rotenonenya paling tinggi, kemudian dikeringkan hingga kadar air 10% untuk disimpan.

Proteksi tanaman akar tuba sangatlah mudah dikarekanan tanaman ini tidak diganggu oleh hama dan penyakit yang serius.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan akar tuba secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman akar tuba ya teman ! Baca juga klasifikasi dan morfologi daun teh :)