KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI BENGKOANG

Artikel tentang bengkoang ini akan menjelaskan ciri ciri bengkoang lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman bengkoang (klasifikasi dan deskripsi bengkoang).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Bengkoang

Nama Iain bengkoang yaitu buncis kentang atau Sengkuang (Malaysia) & Srikama (Filipina). Polong muda bengkoang dapat dimakan sebagai buncis sayur. Akar umbinya dapat dimakan mentah atau dimasak sebagai sayuran. Biji yang masak dan umbi yang tua mengandung rotenone dan dapat gunakan sebagai insektisida atau racun ikan.

Saat ini, manfaat bengkuang lebih banyak digunakan dalam dunia kosmetik seperti masker bengkuang. Bengkuang biasanya dirujak karena rasanya yang manis dan banyak mengandung vitamin.

Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi bengkoang :


Klasifikasi Tanaman Bengkoang

Apa klasifikasi ilmiah bengkoang ?


Nama ilmiah bengkoang atau nama latin bengkoang adalah Pachyrrhizus erosus. Klasifikasi tumbuhan bengkoang adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Rosanae
ORDO : Fabales
FAMILI : Fabaceae
GENUS : Pachyrhizus Rich. ex DC
SPESIES : Pachyrhizus erosus (L.) Urb.

Tabel : klasifikasi bengkoang


Morfologi Tanaman Bengkoang

Apa ciri ciri morfologi bengkoang / ciri ciri tumbuhan bengkoang ?


Ciri khusus bengkoang / ciri khas bengkoang & struktur morfologi bengkoang yaitu :

Pohon bengkuang bisa mencapai ketinggian hingga 5 meter. Sedangkan berat umbi atau buah bengkuang bisa mencapai hingga 5 kg.

Kulit umbi bengkoang warnanya kuning dan sangat tipis sekali. Daging buahnya berwarna putih dan rasanya manis karena kandungan zat oligosakaridanya. Kandungan airnya sangat banyak. Umbi bengkuang banyak mengandung gula, pati, kalsium dan fosfor.

Tanaman herba ini merambat dengan batangnya yang berbulu, demikian juga dengan daun dan polongnya. Daun mempunyai tiga lobi berbentuk menyirip dengan ujung meruncing. Tangkainya berukuran 8 – 17 cm.

Bunganya berwarna putih hingga violet dan tumbuh bergerombol. Umbinya berbentuk seperti lobak dengan daging buah putih dan kulitnya kecoklatan. Tanaman ditanam dan diperbanyak dari bijinya.

Tanaman ini tumbuh alami di daerah tropis Amerika Selatan, memerlukan tanah gembur dan berpasir yang diolah dengan baik. Persyaratan iklim sama dengan kacang panjang.

Untuk budidaya bengkoang, biji ditanam dengan jarak 100 x 30 cm pada guludan atau gundukan yang terpisah dengan jarak 1 – 1,3 m dengan 3-5 biji tiap gundukan.

Tanaman ini memerlukan lanjaran yang baik. tetapi seringkali dibiarkan menjalar di atas tanah. Bunganya harus dibuang untuk mendapatkan hasil umbi yang baik dan dipanen pada umur 4-5 bulan setelah tanam. Umbinya berserat kalau terlambat dipanen.

Ulat daun sering menjadi masalah serius, namun mereka dapat dikontrol dengan insektisida. Penyiangan gulma secara teratur sangat diperlukan untuk mempercepat masa pertumbuhannya.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan bengkoang secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman bengkoang ya teman ! Baca juga klasifikasi tanaman kecipir :)