KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI KAPAS

Artikel tentang kapas ini akan menjelaskan ciri ciri kapas lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman kapas (klasifikasi dan deskripsi kapas).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Kapas

Kapas ditanam untuk diambil seratnya yang terbentuk dalam buah atau bollnya. Serat kapas mengandung cellulose 94 %. Biji kapas komersial mengandung 92 % bahan kering, 16 — 20 % protein, 18 — 24 % minyak, 30 % karbohidrat, dan 22 % serat kasar. Kapas termasuk tanaman herba semusim yang tingginya dapat mencapai 1 — 1,5 meter. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi kapas :


Klasifikasi Tanaman Kapas

Apa klasifikasi ilmiah kapas ? Apa jenis varietas tanaman kapas ?


Nama ilmiah kapas atau nama latin kapas adalah Gossypium Sp. Jenis varietas tanaman kapas yang komersial dapat dikelompokkan menurut panjang seratnya yaitu

  • Serat pendek : (kurang dari 13/16 inch), serat agak kasar. Contoh : G. herbaceum. G. arboreum.
  • Serat medium (7/8 — 13/16 inch) : G. hirsutum
  • Serat agak panjang (1 — 1 3/32 inch) : G. hirsutum
  • Serat panjang (1 1/8 — 1 5/16 inch) : G. barbadense
  • Serat sangat panjang (1 3/8 inch) : G. barbadense.

Klasifikasi tumbuhan kapas adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Rosanae
ORDO : Malvales
FAMILI : Malvaceae
GENUS : Gossypium L.
SPESIES : Gossypium hirsutum L

Tabel : klasifikasi kapas


Morfologi Tanaman Kapas

Apa ciri ciri morfologi kapas / ciri ciri tumbuhan kapas ?


Ciri khusus kapas / ciri khas kapas & struktur morfologi kapas antara lain:

Morfologi Serat Kapas

Epidermis biji kapas mempunyai dua macam bulu bersel satu yakni bulu pendek dan bulu panjang (serat kapas). Pertumbuhan serat kapas berlangsung malam hari, yakni 25 hari yang pertama pada masa pemasakan buah. Pertumbuhan maksimum terjadi pada sekitar malam ke 15. Kondisi lingkungan pada saat ini menentukan panjang serat. Pertumbuhan tebal serat mulai terjadi pada malam ke 21 dan seterusnya hingga buah membuka.

Morfologi Akar Kapas

Akar utama tumbuh baik, dengan 4 baris akar lateral. Zona penetrasi akar dipengeruhi oleh struktur tanah, air tanah, dan perkembangan tajuk tanaman. Pada tahan aluvial yang solumnya dalam, perakaran dapat menembus hingga 1-2 meter pada saat tingginnya tajuk 20 — 25 cm.

Morfologi Batang Kapas

Sifat percabangannya dimorfik. Dua tunas tumbuh dalam setiap ketiak daun, biasanya hanya satu yang hidup terus. Jumlah cabang vegetatif dipengaruhi iklim, tanah, dan fotoperiodisma. Di bagian pucuk batang utama, sebagian cabang berkembang menjadicabang generatif.

Morfologi Daun Kapas

Ukuran, bentuk, tekstur, dan bulunya bervariasi. Tangkai daunnya panjang, helai daunnya seperti jantung, diameternya 7,5 – 15 cm, berlekuk dalam, menjadi 3 — 5 lobi.

Morfologi Bunga Kapas

Bunga pertama muncul pada umur 8-10 minggu. Pembungaan berlangsung terus selama 2 bulan. Waktu yang diperlukan bunga, dari saat pemunculannya hingga pecahnya buah boll sekitar 45 — 65 hari. Mahkota bunganya lebar, putih cream-kuning pucat pada saat mekar dan berubah menjadi kemerahan ketika telah tua dan mati.

Morfologi Buah Kapas Murni

Buah kapsul berbentuk oval, panjangnya 4-6 cm dan terbagi menjadi beberapa rongga, berisi biji yang terbungkus serat kapas. Buah tumbuh dewasa sekitar 25 hari setelah mekarnya bunga. Sedangkan morfologi biji kapas coklat tua, berbentuk pyriformis, rata—rata berat per 100 biji sekitar 10 — 13 gram.


Hama Dan Penyakit tanaman Kapas

Apa saja jenis hama dan penyakit pada kapas ?


Hama dan penyakit penting tanaman kapas antara lain :

  • Busuk bakteri (Xanthomonas malvacearum), menyebabkan kerusakan pada kotiledon, daun dan buah. Penyakit ini dibawa oleh biji/benih atau sisa—sisa tanaman. Perlakuan biji/benih dengan pestisida merkuri dapat mengurangi gangguan penyakit.
  • Layu Fusarium oxysporum. Penyakit ini berasal dari tanah dapat menyebabkan kematian atau kerdilnya tanaman, daun menguning dan layu.
  • Layu (Verticilium alboartrum), penyakit dalam tanah ini akan menghebat pada cuaca dingin dan irigasi berlebih. Menyebabkan becak-becak khlorosis daun, gugur daun dan buah.
  • Virus keriting daun.

Sedangkan hama penting tanaman kapas antara lain :

  • Ulat buah, memakan buah, merusak serat dan biji.
  • Kutu buah, Anthonomus grandis, menyerang buah muda, dan tunas-tunas pucuk.
  • Penghisap daun, batang, tunas (Epoasca sp Helopeltis spp. Aphis gossypii).
  • Hama noda/bintik kapas, Dysdercus spp., memakan biji dan menjadi vektor jamur Nematospora spp. yang menyebabkan busuk buah.

 

Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan kapas secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman kapas ya teman ! Baca juga klasifikasi dan mofologi ubi kayu :)