KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI KAPUK RANDU

Artikel tentang kapuk randu ini akan menjelaskan ciri ciri kapuk randu lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman kapuk randu (klasifikasi dan deskripsi kapuk randu).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Kapuk Randu

Nama lain kapuk randu yaitu White Silk atau Cotton tree. Kapuk yang terdapat di dalam buah randu berguna sebagai pengisi bantal (kasur, jaket kostum hidup, boneka dan juga bisa berguna sebagai isolasi listrik dan panas.

Manfaat kapuk randu yaitu dapat dipintal menjadi benang dan tekstil (kain). Buah yang masih muda kadangkala dimakan sebagai sayuran. Bijinya mengandung 20 — 25% minyak yang berguna untuk memasak, pelumas, dan bahan pembuat sabun. Kayu yang lunak dan ringan sering digunakan untuk pengemasan barang-barang kiriman. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi kapuk randu :


Klasifikasi Tanaman Kapuk Randu

Apa klasifikasi ilmiah kapuk randu ?


Nama ilmiah kapuk randu atau nama latin kapuk randu adalah ceiba pentandra. Klasifikasi tumbuhan kapuk randu adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Rosanae
ORDO : Malvales
FAMILI : Malvaceae
GENUS : Ceiba Mill.
SPESIES : Ceiba pentandra (L.) Gaertn

Tabel : klasifikasi kapuk randu (ceiba pentandra)


Morfologi Tanaman Kapuk Randu

Apa ciri ciri morfologi kapuk randu / ciri ciri tumbuhan kapuk randu ?


Ciri khusus kapuk randu / ciri khas kapuk randu & struktur morfologi kapuk randu yaitu :

Tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi 30 meter. Pokok batangnya besar dengan tonjolan-tonjolan kecil pada pangkalnya. Kulit batang kekelabuan dan dalam beberapa varietas tertutup dengan duri-duri yang membulat. Cabang-cabangnya tumbuh meluas hampir ke arah horisontal.

Daunnya dapat terdiri dari 15 anak daun, masing-masing sepanjang 15 cm. Secara periodik ia menggugurkan seluruh atau sebagian daunnya. Bunga putih atau rose berukuran kecil dan tumbuh bergerombol sampai sepanjang 20 cm.

Buah kapsul panjangnya dapat mencapai 10 — 30 cm. Kalau masak berwarna coklat dan meruncing di kedua ujungnya. Buah tersebut mengandung banyak biji-biji kecil hitam yang terbungkus dengan serat kapok yang biasanya putih, tetapi dapat juga kekelabuan atau kuning muda.

Kapuk randu tumbuh alami di daerah tropis Amerika, tumbuhan ini memerlukan cukup banyak hujan pada masa awal pertumbuhannya dan periode kering selama periode pembungaan dan pembuahan. Ia tumbuh baik ketinggian pada ketinggian hingga 3500 meter di daerah beriklim tropis lembab dan memerlukan perlindungan dari angin kencang. Tanah harus cukup datar dan mempunyai drainase yang cukup baik.

Untuk budidaya tanaman kapuk randu, perbanyakan tanaman yaitu dengan biji yang disemaikan dulu dan dipindahkan ke tanah lapang setelah berumur 8 – 10 bulan. Kadangkala juga dipraktekkan penanaman biji langsung di tanah lapang. Tanaman ini dapat juga ditanam dari stek cabang sepanjang 1,5 – 2 meter.

Jarak tanam di lapangan sekitar 6 x 6 m. Pohon mulai berbuah setelah berumur 3 — 4 tahun dan terus menghasilkan lebih dari 60 tahun.

Pembuahan penuh dimulai pada umur 7—10 tahun dengan hasil rata-rata 300 – 400 buah per pohon setiap bulan. Buah mengandung sekitar 17% serat kapok dan 100 buah menghasilkan 1 kg kapok. Hasil serat kapok dapat mencapai hingga 5 kg/pohon/th.

Buah biasanya dipetik dengan tangan ketika masak/tua sebelum mereka pecah. Buah tersebut setelah cukup kering dipecah kulitnya, kapoknya diambil dan dikeringkan. Biji-bijinya dipisahkan dari kapok dengan mesin atau dengan tongkat yang diputar.

Pohon randu relatif bebas dari gangguan hama dan penyakit. Gulma harus selalu dikontrol dengan penyiangan di bawah lingkaran tajuk.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan kapuk randu secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman kapuk randu ya teman ! Baca juga morfologi tanaman yute :)