KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI KENCUR

Artikel tentang kencur ini akan menjelaskan ciri ciri kencur lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman kencur (klasifikasi dan deskripsi kencur).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Kencur

Rhizome dan akar kencur umumnya digunakan untuk bumbu masakan dan sebagai penyedap nasi. Kadang-kadang dicampur dengan beras dan ditumbuk untuk membuat semacam minuman dan dapat pula dibuat bedak wanita. Sedangkan daun kencur yang masih muda dapat dijadikan sebagai sayuran, tentunya setelah dimasak telebih dahulu. Khasiat kencur lainnya adalah sebagai obat tradisional penambah naafsu makan bagi anak-anak.

Nama-nama kencur di Indonesia antara lain :

  • Ceuko (Aceh)
  • Cikur (Sunda)
  • Kaciwer (Karo)
  • Cekuh (Bali)
  • Cekir (Sumba)
  • Sukung (Melayu Manado)

Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi kencur :


Klasifikasi Tanaman Kencur

Apa klasifikasi ilmiah kencur ?


Nama ilmiah kencur atau nama latin kencur adalah Kaempferia Galanga. Klasifikasi tumbuhan kencur adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Lilianae
ORDO : Zingiberales
FAMILI : Zingiberaceae
GENUS : Kaempferia L.
SPESIES : Kaempferia galanga L.

Tabel : klasifikasi kencur


Morfologi Tanaman Kencur

Apa ciri ciri morfologi kencur / ciri ciri tumbuhan kencur ?


Ciri khusus kencur / ciri khas kencur & struktur morfologi kencur yaitu :

Tanaman herba ini tidak berbatang, mempunyai banyak rhizoma yang bercabang-cabang, sehingga ia dapat hidup secara perenial. Perakarannya di beberapa tempat seringkali menjadi umbi yang berwarna putih kekuningan, membulat atau memanjang dan berbau aromatis.

Helai daunnya berdaging dan tersembunyi dalam tanah. Daunnya tumbuh mendatar di permukaan tanah, besar-eliptis atau bulat memanjang. Tandan bunganya tumbuh di pucuk di antara helai daun dan terdiri dari 4 sampai 12 bunga yang berwarna putih dengan garis violet.

Tanaman ini diduga berasal dari daerah tropis Asia. Sekarang banyak ditanam di Jawa Tengah dan Jawa Timur dan tumbuh baik pada tanah berpasir yang subur.

Dalam hal budidaya kencur, bibit yang ditanam adalah potongan-potongan rhizome yang bermata tunas, jarak tanam yang dianjurkan adalah (40 – 60 cm) x (20 – 60 cm). Pengolahan tanah dilakukan dengan cangkul atau bajak, untuk menyiapkan guludan dan bedengan yang gembur.

Bibit dibenamkan sedalam 5 – 8 cm, penanaman yang baik adalah pada awal musin penghujan. Pada awal musim kemarau berikutnya, daun-daun akan mengering dan umbi/rhizomenya dapat dipanen/dibongkar. Penggunaan pupuk kandang sangat dianjurkan pada saat pengolahan tanah, khususnya pemupukan N dan K yang berguna untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan pembentukan rhizome serta umbi.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan kencur secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman kencur ya teman ! Baca juga klasifikasi dan manfaat tepus sigung :)