KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI LABU BOTOL

Artikel tentang tanaman labu botol ini akan menjelaskan ciri ciri labu botol lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman labu botol (klasifikasi dan deskripsi labu botol).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Labu Botol

Buah muda labu botol dapat digunakan untuk sayur, dan bijinya mengandung minyak. Beberapa jenis menghasilkan buah yang pahit. Daging buahnya mengandung air 90.7 %; protein 0.7%; lemak 0.2%; karbohidrat 6.3%; serat 1.5%; Abu 0.6%. Bijinya mengandung minyak 45 %. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi labu botol :


Klasifikasi Tanaman Labu Botol

Apa klasifikasi ilmiah labu botol ?


Nama ilmiah labu botol atau nama latin labu botol adalah Lagenaria siceraria (Molina) Standl. Klasifikasi tumbuhan labu botol adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Rosanae
ORDO : Cucurbitales
FAMILI : Cucurbitaceae
GENUS : Lagenaria Ser.
SPESIES : Lagenaria siceraria (Molina) Standl

Tabel : klasifikasi labu botol


Morfologi Tanaman Labu Botol

Apa ciri ciri morfologi labu botol / ciri ciri tumbuhan labu botol ?


Ciri khusus labu botol / ciri khas labu botol & struktur morfologi labu botol yaitu :

Tanaman herba semusim ini bersifat monoecious, tumbuhnya menjalar (merambat; batangnya kuat; berbulu; penampangnya berlekuk; sulur-sulurnya biasanya spiral).

Daunnya mempunyai tangkai panjang 5 – 30 cm, helai daunnya oval dengan pangkalnya seperti jantung, tepi daun bergerigi, berbulu putih halus di permukaan bawahnya, lebarnya 10 – 30 cm. Bunganya tumbuh sendiri-sendiri, umurnya pendek, bunga jantan bertangkai panjang 5-25 cm, putih, bunganya betina bertangkai pendek dan kuat, 2 – 5 cm.

Buahnya bermacam-macam bentuk dan ukurannya, panjangnya 10 – 100 cm lebih, kulit buahnya keras; bentuk buah seperti botol panjang, atau globular. Bijinya putih, panjangnya 2 cm memipih.

Tanaman ini cocok sekali ditanam di daerah yang agak kering, namun juga dapat tumbuh meluas di seluruh daerah tropika basah.

Biasanya labu botol ditanam dipekarangan rumah dengan diberi limbah dapur. Tiap gundukan tanah ditanami beberapa biji dan dijarangkan hingga tinggal tanaman yang kuat saja. Tanaman ini memerlukan tandan yang kuat, sehingga buah dapat menggantung dan berkembang secara leluasa.

Tanaman mulai berbuah pada umur 3 bulan setelah tanam. Untuk keperluan sayur, buah dipanen muda. Hasil tiap tanaman 10 – 15 buah atau lebih, masing-masing beratnya 1 – 2 kg.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan labu botol secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman labu botol ya teman ! Baca juga klasifikasi dan morfologi tanaman labu kuning :)