KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI PINANG

Artikel tentang tanaman pinang ini akan menjelaskan ciri ciri pinang lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman pinang (klasifikasi dan deskripsi pinang).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Pinang

Bahasa inggris pohon pinang adalah betel palm / betel nut. Sedangkan di Indonesia sendiri, nama lain / sebutan buah pinang juga masih terkotak-kotak menurut daerah setempat seperti Jambe di Sunda dan Jawa, Pining di daerah Toba, Batang Mayang di suku Karo, Pineung di Aceh dsb.

Buah pinang banyak digunakan sebagai obat dan stimulan yang seringkali dicampur dengan kapur, dan daun sirih (Piper betle) dan juga kadangkala dengan gambir atau cengkeh. Di Papua New Guinea, spadix dari tanaman lily arum sering digunakan untuk menggantikan daun sirih.

Adapun kandungan buah pinang adalah sebagai berikut :

Arekolin (C8 H13 NO2 Guvasine dan isoguvasine
Arekolidine Lignin
Tanin terkondensasi Guvakolin
Tannin terhidrolisis Garam
Asam galat Proantosianidin
Senyawa fenolik

Khasiat buah pinang sangat banyak sekali terutama sebagai penghambat sel kanker. Hal ini dikarenakan kandungan bijinya mempunyai zat proantosianidin yang berfungsi sebagai antibakteri,  antikarsinogenik, antivirus, anti inflamasi, anti alergi, dan vasodilatasi. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi pinang :


Klasifikasi Tanaman Pinang

Apa klasifikasi ilmiah pinang ?


Nama ilmiah pinang atau nama latin pinang adalah Areca catechu L. Klasifikasi tumbuhan pinang adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Lilianae
ORDO : Arecales
FAMILI : Arecaceae
GENUS : Areca L
SPESIES : Areca catechu L.

Tabel : klasifikasi pinang


Morfologi Tanaman Pinang

Apa ciri ciri morfologi pinang / ciri ciri tumbuhan pinang ?


Ciri khusus pinang / ciri khas pinang & struktur morfologi pinang yaitu :

Tanaman ditanam sendiri-sendiri untuk diambil bijinya. Batangnya berdiameter ± 15 cm dan dapat tumbuh hingga 20 meter tingginya dan tajuknya terdiri dari 10 – 20 daun. Bunga jantan dan betina terbungkus dalam kelopak bunga. Tanaman pohon pinang ini memiliki masa hidup sekitar 25 – 30 tahun dan akan berbunga pada awal dan akhir musim penghujan.

Buahnya berukuran sepanjang 5 cm, kalau masak warnanya orange, dengan kulit berserabut dan berbiji tunggal. Biji buah pinang warnanya kecoklatan dan coklat kemerahan, bentuknya berlekuk-lekuk.

Tanaman pinang ditanam dari biji-bijinya yang dikecambahkan di persemaian. Tanaman ini beradaptasi dengan baik di daerah iklim tropis lembab dan tumbuh pada berbagai kondisi tanah di India, Sri Langka, Asia Tenggara, Papua New Guinea dan kepulauan pasifik.

Pinang sebenarnya jarang dibudidayakan. Kecambahnya dapat ditanam langsung di tanah lapang setelah mempunyai 5 daun. Pemupukan NPK dengan dosis 1 ton/ha sangat dianjurkan.

Hama dan penyakit tanaman pinang yang seringkali dijumpai adalah mite dan busuk buah. Mite merupakan hama yang serius di India; dapat dikontrol dengan semprotan belerang. Sedangkan busuk buah dan busuk tunas dapat dikendalikan dengan semprotan campuran Bordeaux.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan pinang secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman pinang ya teman ! Baca juga klasifikasi tanaman kina :)