KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI SAMBILOTO

Artikel tentang tanaman sambiloto ini akan menjelaskan ciri ciri sambiloto lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman sambiloto (klasifikasi dan deskripsi sambiloto).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Sambiloto

Tanaman Sambiloto tanaman berupa terna tegak yang berkhasiat menyembuhkan beberapa penyakit. Tanaman ini diduga berasal dari daerah Asia tropis, dan bisa tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Orang Jawa menyebut tanaman ini ‘andiloto’, dan orang Sunda memanggilnya ‘ki oray’.

Tanaman sambiloto ini sering dimanfaatkan sebagai obat untuk mencegah pembentukan radang, obat sakit perut, kencing manis, memperlancar air seni, menurunkan panas badan, dan terkena racun. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi sambiloto :


Klasifikasi Tanaman Sambiloto

Apa klasifikasi ilmiah sambiloto ?


Nama ilmiah sambiloto atau nama latin sambiloto adalah Andrographis paniculata. Klasifikasi tumbuhan sambiloto adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Asteranae
ORDO : Lamiales
FAMILI : Acanthaceae
GENUS : Andrographis Wall. ex Nees
SPESIES : Andrographis paniculata (Burm. f.) Wall. ex Nees

Tabel : klasifikasi sambiloto


Morfologi Tanaman Sambiloto

Apa ciri ciri morfologi sambiloto / ciri ciri tumbuhan sambiloto ?


Ciri khusus sambiloto / ciri khas sambiloto & struktur morfologi sambiloto yaitu :

Morfologi Akar & Batang Sambiloto

Tanaman sambiloto adalah tanaman perdu (terna) yang biasa tumbuh di pinggiran sawah, kebun atau hutan. Akar tanaman sambiloto adalah akar tunggang dan berwarna putih kecokelatan. Sambiloto mempunyai batang yang berkayu dan bentuknya bulat atau segi empat. Batang sambiloto yang berwarna hijau ini monopodial, yaitu memiliki banyak cabang. Batangnya tak berambut dan tebalnya sekitar 2 – 6 mm, batang bagian atas seringkali sudutnya berusuk.

Morfologi Daun Sambiloto

Daun sambiloto adalah daun tunggal dan letaknya saling berhadap-hadapan. Bentuk daunnya menyerupai pedang (lanset) sampai bentuk lidah tombak dengan bagian tepi daun merata (integer) dan permukaannya halus. Daun sambiloto berwarna hijau dan mempunyai panjang kurang lebih 2- 7 cm dengan lebar sekitar 1,5 – 3 cm.

Pertulangan daun sambiloto yaitu menyirip. Daun Sambiloto ini rapuh dan tipis dan tidak memiliki rambut. Permukaan daun bagian bawah berwarna hijau pucat dan tangkai daunnya pendek.

Morfologi Bunga Sambiloto

Bunga tanaman sambiloto adalah bunga majemuk dan tumbuhnya dari ketiak daun, mempunyai benang sari dua dan putiknya pendek. Kelopak bunga sambiloto terdiri dari 5 helai daun kelopak, berambut, dan panjangnya sekitar 3 mm – 4 mm.

Daun mahkotanya berwarna putih sampai kehijauan. Bentuk bunga sambiloto berbentuk jorong dan berwarna putih keunguan dengan pangkal dan ujung lancip.

Morfologi Buah dan Biji Sambiloto

Buah sambiloto berbentuk jorong dengan pangkal dan ujung buahnya tajam. Panjang buah ini kurang lebih 2 cm dengan lebar 4 mm, dan kadang-kadang pecah secara membujur menjadi 4 keping. Permukaan luar kulit buah sambiloto berwarna hijau tua hingga hijau kecokelatan dan bagian permukaan dalamnya putih atau putih kelabu.

Bijinya agak keras dan panjangnya 1,5 cm mm sampai 3 mm dengan lebar sekitar 2 mm. Permukaan luar biji berwarna cokelat muda bertonjol tonjol.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan sambiloto secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman sambiloto ya teman ! Baca juga klasifikasi buah rimbang :)