KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI TANAMAN KENAF

Artikel tentang tanaman kenaf ini akan menjelaskan ciri ciri kenaf lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman kenaf (klasifikasi dan deskripsi kenaf).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Kenaf

Nama lain kenaf adalah mesta & Guinea kenep. Kenaf adalah bahan substitusi yute, sering digunakan sebagai bahan adetif bagi yute. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi kenaf :


Klasifikasi Tanaman Kenaf

Apa klasifikasi ilmiah kenaf ?


Nama ilmiah kenaf atau nama latin kenaf adalah Hibiscus cannabinus. Klasifikasi tumbuhan kenaf adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Rosanae
ORDO : Malvales
FAMILI : Malvaceae
GENUS : Hibiscus L.
SPESIES : Hibiscus cannabinus L.

Tabel : klasifikasi kenaf


Morfologi Tanaman Kenaf

Apa ciri ciri morfologi kenaf / ciri ciri tumbuhan kenaf ?


Ciri khusus kenaf / ciri khas kenaf & struktur morfologi kenaf yaitu :

Kenaf merupakan tanaman semusim yang batangnya ramping berduri tajam, tingginya sampai 4 meter. Daunnya oval atau berlogi. Beberapa varietas kenaf mempunyai perbedaan bentuk bagian-bagian tanaman dan respons terhadap panjang hari.

Bunganya berwarna merah atau kuning dengan bagian tengahnya merah terang, menghasilkan buah yang bulat dan meruncing. Hasil seratnya banyak diperoleh dari pertumbuhan maksimum batang sebelum pembungaan. Bunga akan muncul kalau panjang hari kurang dari 12 1/2 jam.

Kenaf berasal dari Afrika dan ditanam di seluruh daerah tropis. India merupakan produsen kapok dunia yang penting. Tanaman kenaf banyak tumbuh di sana. Suhu yang cocok berkisar antara 15 — 25°C dan curah hujan sekitar 600 mm/tahun. Kondisi tanah yang sesuai adalah tanah lempung berpasir yang mempunyai drainase yang baik dan kaya humus.

Untuk budidaya tanaman kenaf, tanah lapisan atas harus diolah hingga halus dan gembur. Biji ditanam di tanah lapang lapang sekitar 25 – 35 kg/ha dengan jarak tanam 20 cm x (5 — 8 cm).

Jarak yang lebih lebar diperlukan untuk menanam pohon guna produksi biji. Pupuk yang lengkap harus diberikan secukupnya. Untuk mendapatkan kualitas serat yang baik, batang harus dipanen dalam 3 — 5 bulan pada saat munculnya 10 bunga.

Batang yang tidak berdaun lagi direndam dalam air selama 5 — 14 hari untuk menghilangkan bagian-bagian non serat. Persentase serat bersih kering sekitar 16% dari seluruh batang. Hasil serat bisa mencapai 1000 – 6000 kg per hektar.

Untuk perlindungan tanaman, penyiangan gulma diperlukan hingga tanaman mencapai ketinggian 20 – 30 cm.

Penyakitnya adalah busuk kering, becak daun, kayu daun, busuk batang dan antraknose. Penyakit-penyakit ini disebabkan oleh jamur dan dapat dikontrol dengan semprotan fungisida dan menanam jenis variates yang resisten. Sedangkan hama yang sering mengganggu adalah nematoda buncal akar (root-knot) dan penggerek batang.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan kenaf secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman kenaf ya teman ! Baca juga morfologi kapuk randu :)