KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI TANAMAN SERAI

Artikel tentang tanaman serai ini akan menjelaskan ciri ciri serai lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman serai (klasifikasi dan deskripsi serai).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Serai

Tumbuhan serai lebih dikenal di manca negara dengan sebutan Lemon grass. Serai digunakan sebagai bumbu masakan di Asia Tenggara dan di tempat-tempat lainnya. Di India Barat, minyak serai dapat diekstraks dari daunnya. Minyak serai ini mengandung 75 – 85% aldehide, terutama citral. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi serai :


Klasifikasi Tanaman Serai

Apa klasifikasi ilmiah serai ?


Nama ilmiah serai atau nama latin serai adalah Cymbopogon citratus. Klasifikasi tumbuhan serai adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Lilianae
ORDO : Poales
FAMILI : Poaceae
GENUS : Cymbopogon Spreng
SPESIES : Cymbopogon citratus (DC.) Stapf

Tabel : klasifikasi serai


Morfologi Tanaman Serai

Apa ciri ciri morfologi serai / ciri ciri tumbuhan serai ?


Ciri khusus serai / ciri khas serai & struktur morfologi serai yaitu :

Serai ini habitatnya lebih kecil daripada serai wangi. Tanamannya membentuk banyak anakan sehingga menjadi rumpun yang lebat. Helai daunnya seperti pita sempit, linier, dan posisinya melengkung ke bawah, ukurannya 50 – 100 cm x 0.5 – 1.5 cm, tepi daunnya kasar. Bunga jarang dihasilkan, kalau terbentuk ia mempunyai tangkai malai yang panjang di pucuk tanaman.

Serai memerlukan iklim panas lembab dengan intensitas cahaya matahari yang kuat dan curah hujan yang tidak berlebihan. Tanah lempung berpasir paling cocok bagi serai, pada tanah-tanah liat yang subur hasil daun lebih banyak tetapi biasanya kadar minyaknya rendah.

Dalam budidaya serai, tanaman dapat diperbanyak dengan potongan akar atau batang bawah tanah. Jarak tanam biasanya 1 x 1/2 meter. Tanaman mulai dapat dipanen daunnya umur 4-8 bulan, panen berikutnya dilakukan selang 3 – 4 bulan, panen dapat terus dilakukan hingga periode empat tahun. Hasil rumput segar 20 – 25 ton/ha dengan hasil minyak serai 40 – 112 kg/ha/th. Hijauan segar mengandung sekitar 0.2 – 0.4% minyak.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan serai secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman serai ya teman ! Baca juga klasifikasi kulit kayu manis :)