KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI TANAMAN UWI

Artikel tentang tanaman uwi ini akan menjelaskan ciri ciri uwi lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman uwi (klasifikasi dan deskripsi uwi).


Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Uwi

Genus tanaman uwi ini terdiri dari sekitar 600 species, dimana hanya 8 species yang menghasilkan umbi yang dapat dimakan. Nama botani dan nama umum serta asal-usulnya disajikan dalam tabel di bawah ini.

Nama Spesies Nama umum Asal-usul
D. rotundata Uwi putih, uwi Putih Guinea Afrika Barat
D. alata Uwi, uwi air, uwi sayap Asia Tenggara
D. cavenensis Uwi kuning, uwi 12 bulan Afrika Barat
D. esculenta Gembili, uwi asia, uwi kentang Indo China
D. bulbifera Uwi udara, uwi buah Asia Tropika dan Afrika Barat
D. dumetorum Uwi pahit, uwi rumpun Asia tropis
D. hispida Uwi India, Yampi, Gadung Amerika Selatan
D. pentaphyila Uwi, sawut. Ubi sakai Asia Tenggara

Di daerah tropis basah, uwi bersama dengan ubi kayu menjadi makanan karbohidrat dari berjuta penduduk. Uwi juga merupakan bahan pangan sekunder yang penting di negara-negara tropis lainnya. Uwi liar juga sering digunakan pada masa-masa paceklik. Beberapa uwi yang mengandung senyawa organik dipakai sebagai sumber bahan kimia Steroid, bahan penting untuk pil KB dan obat-obat lainnya.

Daerah bagian timur dari Afrika Barat merupakan daerah penting penghasil uwi di dunia. Hampir separo produksi uwi di dunia berasal dari Nigeria. Di negara ini uwi merupakan bahan pangan dan lebih dari 12 juta ton dihasilkan tiap tahun.

D. rotundata (uwi putih), D. Alata (uwi besar) dan D. cayenensis (uwi kuning) paling banyak ditanam di Afrika Barat. D. rotundata paling banyak dibudidayakan. D. alata menempati urutan kedua, tetapi, jenis ini paling penting di Asia Tenggara. Dua jenis ini mempunyai sumbangan terbesar terhadap produksi uwi di dunia. D. cayenensis hampir mirip dengan uwi putih, tetapi dianggap kurang penting di Afrika Barat.

Dari lima jenis uwi lainnya ternyata D. eseulenta paling banyak dibudidayakan. Akan tetapi jenis ini tidak populer di Afrika Barat karena setelah dimasak tidak enak, tetapi produksi umbinya lebih tinggi daripada ketiga species terkenal lainnya. Budidaya D. kultivera sangat terbatas, tetapi ini cukup banyak ditanam di negara-negara penghasil uwi, terutama di Asia dan Afrika tropis. D. dumetorum menghasilkan umbi lebih banyak daripada jenis lainnya dan terutama ditanam di Afrika tropis.

Perlu diketahui bahwa ada begitu banyak jenis uwi liar yang bersifat meracun. Melakuakan perendaman dan perebusaan dapat mengusir bahan racun yang disebut dioseorme. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi uwi :


Klasifikasi Tanaman Uwi

Apa klasifikasi ilmiah uwi ?


Nama ilmiah uwi atau nama latin uwi adalah Dioscorea alata L. Klasifikasi tumbuhan uwi adalah sebagai berikut :

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Lilianae
ORDO : Dioscoreales
FAMILI : Dioscoreaceae
GENUS : Dioscorea L.
SPESIES : Dioscorea alata L.

Tabel : klasifikasi uwi


Morfologi Tanaman Uwi

Apa ciri ciri morfologi uwi / ciri ciri tumbuhan uwi ?


Ciri khusus uwi / ciri khas uwi & struktur morfologi uwi yaitu :

Uwi yang dibudidayakan mempunyai batang lemah yang merambat pada lanjaran. D. rotundata mempunyai batang yang tegak hingga setinggi 1 meter dan kemudian baru merambat. Batangnya biasanya berduri, bentuk batang yang persegi membantu tanaman untuk merambat/memanjat. Salur batang sangat berbeda panjangnya. D.eseulenta, jarang melebihi 3 m, tetapi D. rotundata dapat mencapai panjang 10 m pada kondisi yang baik.

Kebanyakan uwi mempunyai daun sederhana dengan tangkai daun yang panjang. Daun uwi mungkin juga berlobi seperti pada D. trifida atau tesusun atas tiga anak daun seperti pada D. dumetorum. Uwi yang ditanam jarang berbunga. Kalau berbunga, ukurannya sangat kecil berwarna putih hingga coklat. Bunga jantan dan betina ditemukan pada tanaman yang berbeda, Buahnya seperti bintang berujung tiga dan kalau kering akan pecah terbuka. Bijinya kecil, keras, dan bersayap untuk membautu penyebarannya. Akar biasanya muncul dari pucuk umbi dan memanjang sampai jarak tertentu, kemudian baru tumbuh bercabang-cabang.

Umbi sebenarnya adalah batang bawah tanah. Umbi-umbi baru dibentuk setiap tahun pada jenis-jenis budidaya, beberapa uwi liar menghasilkan umbi pada akhir masa hidupnya. Uwi budidaya menghasilkan umbi yang berbeda-beda bentuk, ukuran, dan jumlahnya. Jenis-jenis uwi penting biasanya menghasilkan 1—3 buah umbi tiap tanaman; hasilnya sampai 50 kg/tanaman. Berat umbi yang lazim adalah 5-15 kg.

D. dumentorum dan D. hispida menghasilkan umbi yang berukuran sedang, menggerombol. Umbi D. eseulenta dan D. trifida berukuran kecil, tipis panjang, dan bentuknya teratur; banyak umbi dibentuk pada tiap tanaman. D. bulbifera menghasilkan bulbil di pangkal daunnya, merupakan organ penyimpanan sehingga dapat memperkecil ukuran umbi.

Uwi makanan yang memerlukan iklim tropis panas dan basah untuk pertumbuhannya yang baik. Suhu kurang dari 30 derajat Celcius akan memperlambat pertumbuhan. Tanaman diperbanyak secara vegetatif, yakni umbi-umbi kecil, potongan-potongan umbi atau bulbils.


Itulah penjelasan deskripsi tumbuhan uwi secara singkat. Semoga kamu lebih tahu mengenai ciri ciri tanaman uwi ya teman ! Baca juga morfologi tanaman ubi jalar :)